Tuesday, August 19, 2014

BREAKDOWN ANALYSIS

[CASE STUDY] BREAKDOWN ANALYSIS
.
Saya yakin sudah banyak yang melakukan, tapi ini hanya sekedar sharing saja yaa...
.
Pernahkah Anda menghitung berapa penghasilan perbulan ? kemudian Pernahkah Anda menghitung berapa pengeluaran sebulan ? biasanya istri saya yang pintar menghitung.
.
Hal ini menjadi penting, sama seperti Bisnis yang harus dapat diukur / dihitung.
.
Misal untuk pengeluaran rutin harian rumah tangga per bulan, diperlukan dana sekitar Rp 4 juta. (meliputi belanja dapur, pulsa, listrik, koran, jajan, dll).
.
kemudian untuk tabungan dalam setahun target 24 juta, sehingga target sebulan nabung 2 juta.
.
kemudian untuk keperluan investasi, tabungan pendidikan dan lainnya, dalam 1 tahun butuh 36 juta (meliputi asuransi, investasi, deposito, dll) sehingga sebulan 3 juta.
.
kemudian untuk rekreasi dalam setahun butuh 12 juta, sehingga sebulan harus menyisihkan 1 juta
.
sehingga dalam 1 bulan wajib menghasilkan 10 juta, misalnya..
.
kemudian kita breakdown :
.
dalam 1 bulan , katakanlah efektif dagang 5 hari ,berarti kita punya 20 hari dalam sebulan.
.
10 juta / 20 hari .. berarti RP 500.000
.
nah tinggal mencari 500.000 per hari dahh... , kita breakdown lagi
.
- dari jualan FP A , target minimal profit sehari : 150.000
- dari jualan FP B, target minimal profit sehari : 100.000
- dari jualan Jasa X , target minimal profit : 50rb
- dari jualan para reseller, minimal profit 200rb
- dari Adsense, PPC, atau lainnya sehari minimal $10
.
nah kan udah RP 500.000 lebih
.
kemudian bisa di breakdown lagi lebih detail :
.
Jualan FP A , untuk profit 150.000, bearti cuman ngejual 3 barang aja perhari ... sisanya buat bayar iklan FB, atau yang bantu packing dll
.
Jualan FP B untuk profit 100.000 harus ngejual 10 produk aja per hari, sisanya buat kebutuhan lain, atau bonus
.
jualan Jasa X, minimal profit sehari 50rebu, atau mminimal sebulan 1 juta .. kalo ada lebih buat subsidi silang atau hal yang lain ..
.
dan lainnya ....
.
Bahkan saya mempunyai teman, dia hanya seorang bloger murni ... punya 10 blog, masing-masing blog rata-rata perharinya menghasilkan $5 .. itu juga sudah nutup.
.
ahhhhh.... gampang kalau ada usaha.. dan ada action,
.
kalo misalnya bermanfaat, boleh di share ya
.
yang belom add friend, boleh deh add Bang Dirga , biar banyak temen
.
Gambar hanya ilustrasi saja, biar eykecing  diambil dari www.cewesange.in

Thursday, August 14, 2014

IPhone5 untuk anak dari ibu

:: Ibu Ini Memberi iPhone5 pada Anaknya dengan Perjanjian ::
Seorang ibu bernama Janell Burley Hofmann memberikan hadiah ponsel berkelas yaitu iPhone 5 kepada anaknya Gregory. Meskipun iPhone 5 merupakan barang mewah, pemberian iphone 5 ini bukan untuk memanjakan anaknya, justru ia memberi aturan atau perjanjian yang sangat ketat kepada anaknya, dan ia harus mentaatinya. Jika tidak mau taat, maka iPhone tersebut akan di minta kembali.
Perjanjian tersebut sangat positif untuk anaknya, juga sangat inspiratif untuk kita terapkan bagi anak-anak kita. Berikut Ini daftar perjanjian ibu kepada anaknya:
1. Ini (iPhone 5) adalah milik ibu. Ibu membelinya. Ibu yang membayarnya. Ibu meminjamkannya untukmu. Bukankah ibu yang terbaik?
2. Ibu harus selalu mengetahui password-nya
3. Jika teleponnya berdering, jawablah. Itu adalah sebuah telepon. Katakan halo, tunjukkan perilaku yang baik (sopan.) Jangan pernah abaikan panggilan telepon jika dilayarnya tertulis “Ibu” atau “Ayah”. Jangan pernah.
4. Berikan teleponnya kepada orang tua-mu tepat jam 7:30 malam setiap malam sekolah dan setiap akhir minggu pada jam 9 malam. Telepon tersebut akan dimatikan untuk satu malam dan akan dihidupkan kembali esok hari jam 7:30 pagi. Jika kamu tidak mau menelepon ke telepon rumah temanmu, karena takut jika orang tua-nya yang mengangkat terlebih dahulu, maka jangan menelepon atau SMS sama sekali. Dengarkan suara hatimu dan hormatilah keluarga orang lain seperti kamu ingin keluarga kita dihormati.
5. Kamu tidak akan membawa Ini (iPhone 5) ke sekolah. Ngobrol-lah secara langsung dengan orang-orang yang biasa kamu ajak chatting atau SMS. Ini adalah bekal atau skill untuk hidupmu kelak. Untuk sekolah setengah hari atau field trip sesudah sekolah akan kami pertimbangkan.
6. Jika ini (iPhone 5) jatuh kedalam toilet, terhempas ke tanah, atau menghilang di udara bebas, kamu bertanggung jawab untuk penggantian atau biaya perbaikan. Kamu bisa memotong rumput, menjaga bayi, atau menggunakan uang tabungan hadiah ulang tahun. Ini akan terjadi, kamu harus bersiap.
7. Jangan gunakan teknologi ini untuk berbohong, membodohi, atau menipu umat manusia lainnya. Jangan biarkan dirimu terlibat dalam pembicaraan yang akan menyakiti orang lain. Jadilah teman yang baik terlebih dahulu atau menjauhlah dari kemungkinan perseteruan.
8. Jangan mengirimkan SMS, email, atau mengatakan apapun yang tidak mau kamu ucapkan dalam kehidupan sehari-hari.
9. Jangan mengirimkan SMS, email, atau mengatakan apapun ke seseorang yang tidak mau kamu katakan dengan lantang ketika orang tua mereka sedang berada diruangan itu. Sensorlah dirimu sendiri.
10. Tidak boleh ada pornografi. Carilah informasi di internet yang hanya akan kamu bagikan ke Ibu secara langsung. Jika kamu memiliki pertanyaan tentang apapun, tanyalah seseorang – lebih baik lagi tanya ke Ibu atau ayahmu.
11. Matikan, diamkan, sembunyikan dari khalayak ramai. Terutama di restoran, didalam bioskop, atau ketika berbicara dengan umat manusia lain. Kamu bukanlah orang yang kejam; jangan biarkan iPhone merubah itu.
12. Jangan kirimkan atau menerima gambar/ foto dari bagian pribadi anggota tubuhmu atau orang lain. Jangan tertawa. Suatu saat kamu akan tergoda untuk melakukannya secerdas apapun dirimu. Ini sangat beresiko dan dapat menghancurkan masa muda/ kuliah/ atau masa dewasamu. Ini akan selalu jadi ide yang buruk. Dunia maya itu luas dan lebih kuat daripada dirimu. Sulit sekali menghilangkan jejak dalam skala sebesar ini – termasuk reputasi yang buruk.
13. Jangan mengambil jutaan foto dan video. Tidak perlu mendokumentasikan segalanya. Alamilah hidupmy sendiri.
Kenangan itu akan tersimpan dalam ingatanmu untuk selamanya.
14. Sesekali tinggalkan iPhone ini dirumah dan coba untuk merasa nyaman dan aman dengan keputusan itu. Ini (iPhone) bukanlah benda hidup ataupun perpanjangan dirimu. Belajarlah untuk hidup tanpanya.
Jadilah lebih besar dan lebih kuat daripada FOMO – Fear Of Missing Out (rasa takut kehilangan.)
15. Download lagu yang baru atau yang klasik atau yang berbeda dari yang didengarkan oleh jutaan orang lain yang mendengarkan hal yang sama. Generasimu memiliki akses musik yang belum pernah ada selama sejarah. Ambillah keuntungan dari hal tersebut. Perluas cakrawala-mu.
16. Sesekali mainkan permainan dengan kata-kata atau puzzles (teka-teki) atau permainan yang melatih otak.
17. Jaga matamu tetap menghadap kedepan. Lihat dunia disekelilingmu. Pandangilah jendela. Dengarkan kicauan burung. Jalan-jalan. Berbicaralah dengan orang asing. Berkelilinglah tanpa Googling.
18. Kamu pasti akan melakukan kesalahan. Ibu akan mengampil teleponmu. Kita akan duduk dan membicarakannya. Kita akan memulai dari awal lagi. Ibu dan kamu, kita selalu belajar. Ibu adalah bagian dari tim-mu. Kita melakukan ini bersama-sama.
Dan pada akhir daftar kontrak, sang ibu menulis “Kebanyakan pelajaran disini tidak hanya berlaku untuk iPhone, namun untuk kehidupan..”
Sungguh perjanjian yang sangat mendidik dan sangat bijak sana bagi anaknya. sangat cocok sekali dengan keadaan saat ini, zaman di mana kemudahan teknologi membuat kita jarang berinteraksi secara langsung kepada orang di sekitar kita.
Kita lebih suka berlama-lama sms-an, berlama lama melihat dinding facebook kita, lebih suka chating. Kita lebih suka menatap layar, dari pada harus bertemu langsung.
Padahal jika kita melakukan hal tersebut secara berlebihan, akan berdampak buruk bagi perkembangan psikologis kita, khususnya kemampuan untuk berinteraksi secara langsung dengan masyarakat.
Semoga kisah inspiratif ibu yang memberikan hadiah iPhone 5 kepada anaknya dengan perjanjian ketat di atas bisa bermanfaat bagi kita semua. (Sumber: mitrafm.com)
Sudah Baca ?
Like n Share Ya 

Sunday, August 3, 2014

Cara Mengajarkan Anak Menghafal Al Qur'an Sejak Dini

1. Bayi (0-2 tahun)
-Bacakan Al Qur'an dari surat Al fatihah
-Tiap hari 4 kali waktu (pagi, siang, sore, malam)
-Tiap 1 waktu satu surat diulang 3x
-Setelah hari ke-5 ganti surat An Naas dengan metode yang sama
-Tiap 1 waktu surat yg lain-lain diulang 1x2

2. Diatas 2 tahun
-Metode sama denga teknik pengajaran bayi. Jika kemampuan mengucapkan kurang, maka tambah waktu menghafalnya, mis dari 5 hari menjadi 7 hari
-Sering dengarkan murattal

3. Diatas 4 tahun
-Mulai atur konsentrasi dan waktu untuk menghafal serius
-Ajari muraja'ah sendiri
-Ajari menghafal sendiri
-Selalu dimotivasi supaya semagat selalu terjaga
-Waktumenghafal 3-4x perhari

BC dari Ustdz Ahmad Al Hafidz

Allaahummaj'alna fii ahli Qur'an , Allaahumma baarik fi auladina wa dzurriiyatina bil Qur'an, Allaahummarzuqna istiqomah fi tilawatil wa hifzil Qur'an...wa adhilna fi jannati fi Qur'an...Aamiin Allaahumma Aamiin.

Thursday, July 17, 2014

5 cara membeli rumah dalam 5 tahun

Editor’s note : Artikel ini diambil dari e27.co dan presentasi William Widjaya (Regional Manajer SEA Fenox VC).

Seorang miliarder Hong Kong, Li Ka-Shing, berbagi tentang bagaimana mengelola uang dengan bijak menurut versinya. Ia menguraikan kepada kita sebuah rencana 5 tahun yang sangat inspiratif untuk mengubah nasib.
No matter how much you earn, always remember to divide it into five parts proportionately. Always make yourself usefeul. – Li Ka-Shing
Tidak peduli seberapa banyak uang yang kamu dapatkan, selalu ingat untuk membagi uangmu ke dalam 5 bagian yang proporsional. Selalu membuat dirimu berguna. – Li Ka-Shing

Seandainya pendapatan bulanan kamu hanya +- Rp 4 juta, kamu bisa hidup dengan baik. Saya akan membantu membagi uangmu ke dalam 5 bagian.
Li Kha Sing
Kumpulan uang yang pertama digunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari. Ini adalah hidup yang sangat sederhana dan kamu hanya menghabiskan kurang dari Rp 38 ribu per hari. Sarapan sehari-hari terdiri atas vermicelli (semacam bihun atau mi), sebutir telur dan segelas susu. Untuk makan siangpun hanya makan siang yang sederhana, yaitu cemilan dan buah. Untuk makan malam, coba pergunakan dapur dan masaklah makananmu sendiri yang terdiri dari 2 jenis sayuran dan segelas susu sebelum tidur. Untuk satu bulan, biaya untuk makan seperti ini kira-kira menghabiskan RP 1,2 juta. Kalau kamu masih muda, tubuhmu tidak akan banyak bermasalah selama beberapa tahun ke depan dengan gaya hidup seperti ini.
Kumpulan uang yang kedua: Untuk networking, perluas jaringan pertemananmu. Tentunya hal ini akan membuat dirimu dikenal oleh banyak orang. Anggarkan tagihan telpon sekitar +- Rp 185 ribu, kemudian kamu bisa mentraktir temanmu makan 2 kali dalam sebulan, masing-masing  Rp 200-300 ribu. Siapa yang kamu traktir? Selalu ingat untuk mentraktir makan siang untuk orang-orang yang lebih pandai atau memiliki wawasan lebih dari pada kamu, yang lebih kaya, atau orang-orang yang telah membantu kamu dalam berkarir. Pastikan kamu melakukannya setiap bulan. Setelah satu tahun, lingkaran pertemanan kamu akan menghasilkan nilai yang luar biasa. Selain reputasi dan pengaruh, akan ada nilai lebih yang dihasilkan. Image baik dan murah hati juga akan meningkat.
Kumpulan uang yang ketiga: Untuk belajar. Sisihkan sekitar Rp 200 ribu untuk membeli buku. Karena kamu tidak memiliki banyak uang, maka kamu harus belajar. Ketika kamu membeli buku, bacalah buku itu dengan saksama dan pelajari pelajaran dan strategi yang diajarkan di dalam buku itu. Setiap buku, setelah kamu membacanya, coba buat resumenya dalam bahasamu sendiri. Coba membagi dengan yang lain tentang isi buku itu juga akan meningkatkan kepercayaan dan daya tarik kamu. Juga simpanlah uang hingga Rp 300 ribu untuk menghadiri sesi pelatihan. Ketika kamu memiliki pendapatan lebih atau tambahan simpanan uang, cobalah untuk berpartisipasi untuk pelatihan lanjutan. Ketika kamu berpartisipasi dalam training yang baik, kamu tidak hanya mendapatkan pengetahuan, melainkan kamu juga akan bertemu dengan teman yang memiliki pemikiran yang sama dengan kamu.
Kumpulan uang yang keempat: Gunakan untuk berlibur ke luar negeri. Manjakan dirimu dengan pergi berlibur minimal sekali dalam setahun. Teruslah tumbuh besar dari pengalaman hidup. Tinggalah di hostel murah untuk menghemat biaya liburan. Gunakan pengalaman itu supaya kamu tetap semangat bekerja.
Kumpulan uang yang kelima: Investasi. Tabung Rp 1 juta dan kembangkan sebagai modal awal startup kamu. Modal itu bisa kamu gunakan untuk membangun bisnis kecil. Bisnis kecil itu aman. Pergilah ke supplier dan carilah produk untuk dijual. Walaupun kamu rugi dan kehilangan uang, kamu tidak akan kehilangan terlalu banyak. Bagaimanapun, ketika kamu mulai mendapatkan uang, hal itu akan meningkatkan rasa percaya diri dan keberanian dan kamu bisa mempelajari pengalaman baru dalam menjalankan bisnis kecil. Ketika kamu memperoleh uang lebih banyak, kamu bisa mulai membeli rencana investasi jangka panjang dan mendapatkan jaminan jangka panjang terhadap kekayaan finansial kamu dan keluargamu. Jadi tidak peduli apapun yang terjadi, akan selalu ada dana yang cukup dan kualitas hidup akan terjamin.
Nah, setelah kamu berusaha selama setahun dan gajimu masih tetap Rp 4 juta, itu berarti kamu belum sukses tumbuh sebagai seseorang. Kamu seharusnya benar-benar malu terhadap diri kamu. Coba pergi ke supermarket dan beli tahu yang paling keras. Ambilah dan hantamkan tahu itu ke kepalamu karena kamu layak mendapatkannya.
Jika pendapatan bulananmu +- Rp 5,5juta IDR, kamu masih harus bekerja keras. Kamu harus mencoba mendapatkan pekerjaan sampingan. Mendapatkan pekerjaan sampingan tentunya akan menjadi menyenangkan. Berbisnis itu menantang, tapi ini adalah cara yang paling tepat bagi kamu untuk mempelajari seni berjualan dan ini adalah kemampuan yang bisa kamu gunakan sepanjang karir kamu. Semua entrepreneur yang sukses adalah penjual yang baik. Mereka memiliki kemampuan menjual mimpi dan visi mereka. Kamu juga akan bertemu dengan banyak orang yang bermanfaat untuk kamu dan karirmu ke depannya. Ketika kamu sudah berada di dalam bisnis, kamu juga akan belajar tentang apa yang bisa dijual dan apa yang tidak. Gunakan sensitifitasmu dalam menemukan sentimen pasar sebagai platform untuk menjalankan bisnis kamu dan dalam mengidentifikasi produk yang akan laris di masa depan.
Cobalah membeli baju dan sepatu seminim mungkin. Kamu bisa membeli semua itu ketika kamu kaya. Simpan uangmu dan belilah hadiah untuk seseorang yang kamu sayangi dan ceritakan kepadanya mengenai rencanamu dan target finansial kamu. Ceritakan kepada mereka kenapa kamu sangat berhemat. Ceritakan usaha-usahamu, tujuan dan mimpimu kepada mereka.
Di mana-mana pebisnis membutuhkan bantuan. Tawarkan dirimu untuk melakukan kerja sampingan dari peluang apapun. Ini akan membantu mengasah impianmu dan kemampuanmu. Kamu akan mulai  mengembangkan kemampuan berbicara dan nantinya kamu akan lebih dekat kepada target finansialmu.
Tidak peduli berapa banyak uang yang kamu dapatkan, selalu ingat untuk membaginya ke dalam 5 bagian yang proporsional. Selalu buat dirimu berguna. Tingkatkan investasimu dalam networking. Ketika kamu meningkatkan investasi sosialmu, memperluas jaringan networkingmu, pastinya pendapatanmu akan meningkat secara proporsional. Tingkatkan investasimu dalam belajar, kuatkan rasa percaya dirimu, tambah lagi jatah liburmu, perluas lagi cakrawalamu dan tingkatkan investasimu untuk masa depan, dan hal tersebutlah yang pada akhirnya akan meningkatkan pendapatanmu.
Pertahankan keseimbangan ini dan sedikit demi sedikit kamu akan mulai mendapatkan pendapatan lebih. Ini adalah lingkaran yang baik untuk rencana hidup. Tubuhmu akan mulai membaik dan membaik seiring kamu mendapatkan nutrisi dan perawatan lebih. Temanmu akan bertambah banyak dan kamu akan mulai membuat koneksi yang lebih berharga di masa yang sama. Kemudian kamu akan memiliki kondisi untuk berpartisipasi dalam pelatihan yang cukup tinggi dan setelah itu kamu akan mulai terekspos dengan proyek yang lebih besar dan peluang yang lebih besar. Kemudian, kamu akan menyadari mimpi-mimpimu, kebutuhan membeli rumah, mobil dan persiapan untuk dana pendidikan anak-anakmu di masa yang akan datang.
Hidup bisa didesain. Karir bisa direncanakan. Kebahagiaan bisa dipersiapkan. Kamu harus mulai berencana sekarang. Jikalau kamu miskin, habiskan sedikit waktu di rumah dan lebih banyak waktu di luar. Ini seni kehidupan. Apabila kamu miskin, habiskan uang untuk orang lain. Apabila kamu kaya, habiskan uang untuk dirimu sendiri. Banyak orang yang melakukan sebaliknya.
Apabila kamu miskin, berbaiklah kepada orang lain. Jangan menjadi orang yang perhitungan. Apabila kamu kaya, kamu harus membiarkan orang lain berbuat baik kepada kamu. Kamu harus belajar berbuat baik kepada dirimu sendiri. Apabila kamu miskin, kamu harus melempar dirimu keluar dan membiarkan orang memanfaatkan kamu. Apabila kamu kaya, kamu harus menjaga dirimu dengan baik dan jangan biarkan orang lain terlalu memanfaatkan kamu. Ini adalah cara hidup yang tidak banyak orang mengerti.
Tidak peduli berapa banyak uang yang kamu dapatkan, ingat selalu untuk membagi pendapatanmu ke dalam 5 bagian. Jaga tubuhmu supaya tetap dalam kondisi yang baik. Berinvestasilah dalam lingkar sosialmu supaya kamu bisa terus bertemu dengan orang-orang baru di mana kamu bisa belajar hal-hal baru. Memperluas jaringanmu juga akan berkesan penting terhadap berapa yang akan kamu peroleh. Berpetualanglah setiap tahun dan perluas pandanganmu. Juga selalu mencari tahu tentang perkembangan terbaru dalam industri. Jika kamu mengikuti rencana ini dengan baik, kamu akan melihat peningkatan yang signifikan dalam pemasukanmu. 

Saturday, March 15, 2014

Sheza sudah 6 bulan

Sheza ad fatihah.. Sekarang sudah 6 bulan. Sudah bertambah banyak kepandaian yang sheza miliki. Doa abi ami buat mu nak
" rabbihabli minasholihin"

Sunday, February 16, 2014

Tiga Cara Jadi Pengusaha

Memang banyak yang bermimpi untuk menjadi seorang pengusaha, namun untuk menggapainya bukanlah perkara mudah. Masalahnya, tidak semua orang cukup pandai melihat peluang.
Pernyataan di atas mungkin akan membuat Anda mengundurkan diri menjadi calon pengusaha. Lantas, apa langkah yang harus diambil agar bisa sukses menjadi seorang pengusaha? Laman Entrepreneur menjelaskan tiga poin penting yang harus Anda lakukan jika ingin menjadi seorang pengusaha.
1. Door to door
Sang penulis, Will Caldwell menjelaskan dalam tulisannya, bahwa door to door (bertemu langsung dengan pembeli) lebih baik dibandingkan dengan Anda bersembunyi di belakang layar komputer. Kendati ini adalah era digital, dan banyak yang menganggap dampak digital akan memberi kontribusi besar, namun bertemu langsung dengan calon pembeli diakui lebih baik.
Memang lebih sulit, namun cara ini akan membuat Anda menjadi lebih kuat. Anda akan banyak mendapat pengalaman berharga sekaligus terbiasa menerima penolakan. Tak hanya itu, bertatap muka juga akan menjadikan Anda sebagai orang yang kreatif dalam menarik perhatian khalayak.
Dalam berbisnis, meski membuka toko online sekalipun, ada kalanya Anda juga wajib bertemu dengan pelanggan, rekan bisnis, awak media, dan lain sebagainya. Nah, jika sudah terbiasa, Anda tidak akan canggung lagi.
2. Gerak cepat
Berwirausaha adalah tentang bagaimana Anda bisa cepat memulai dan mendapatkan pengalaman. Mungkin awalnya akan banyak masalah yang menghadang, atau bahkan bangkrut. Namun ini akan menjadi pengalaman bagi Anda.
Anda akan mengetahui, apa yang harus Anda lakukan di kemudian hari, bagaimana mengendalikan ego, dan berkomunikasi dengan pelanggan yang potensial.
3. Jangan bergantung pada satu aliran pendapatan
Meski Anda sangat antusias dengan bisnis yang dijalankan, tapi hanya bergantung dari satu aliran pendapatan sangat tidak disarankan. Dinamika bisnis akan berguncang sangat keras dan membuat perusahaan Anda goyah.
Misalnya Anda buka toko sepatu, menampung berbagai merek lain di luar merek utama Anda tidak akan menjadi soal. Atau Anda juga bisa memikirkan inovasi lain untuk mendapatkan pendapatan sampingan. (as/marketing.co.id)

Wednesday, January 1, 2014

Membiasakan Anak Memakai Jilbab Dengan Cara Cerdas

"Copas"

Beberapa orangtua mungkin menginginkan anaknya memakai jilbab. Namun, hal tersebut tidaklah mudah mengingat anak kecil masih aktif bergerak.

Anak yang aktif bergerak sangat mudah sekali merasa gerah sehingga cukup sulit juga untuk membiasakan memakai jilbab. Akan tetapi, jangan khawatir akan hal tersebut karena ada beberapa cara agar si anak terbiasa memakai jilbab. Bagi Anda yang ingin si anak terbiasa memakai jilbab, berikut tips yang bisa dilakukan:

1. Kenalkan sejak dini Mungkin sebagian dari orangtua menginginkan anaknya untuk menggunakan jilbab. Namun, Anda juga harus mengenalkan kepadanya sejak kecil.

Anda bisa melakukannya secara bertahap yaitu memakaikan baju panjang dan jilbab pada saat berpergian.

Mungkin si kecil tak tahu maksudnya apa. Namun, cara tersebut bisa membuatnya jadi terbiasa memakai kerudung saat berpergian.

2. Pakaikan baju dan jilbab yang nyaman Agar si anak nyaman saat berpakaian terutup, sebaiknya Anda memilihkan bahan yan tepat untuk jilbab dan pakaian.
Pilihlah bahan yang menyerap keringat dan sesuaikan juga dengan gerak-gerik si anak. Mislanya, si anak yang aktif sebaiknya dipakaikan pakaian dan jilbab yang berbahan kaos.

3. Pilihkan model yang sederhana Ketahuilah bahwa anak-anak tidak suka yang ribet.

Untuk itu, pilihlah gaya berjilbab yang sederhana saja untuknya. Misalnya, jilbab instan dan baju terusan panjang atau busana muslim dua potong.

Pilih dengan warna kesukaan si anak agar dia mau memakainya. Selain warna, biarlah si anak yang memilih corak atau tokoh kartun yang disukainya.

4. Memberikan pujian Ketika si anak sudah merasa nyaman mengenakan jilbab, tak ada salahnya Anda memuji penampilannya dengan berkata, “Kamu cantik sekali.”

Cara tersebut tentunya bisa mendukung psikologisnya.
Jika si anak sudah merasa senang, maka Anda juga bisa mengajarkan bahwa ada manfaat yang bisa didapat dengan berjilbab.

5. Memberikan pengarahan Ketika sudah memuji dirinya, Anda pun perlu memberikan pengarahan untuknya.
Ajak anak untuk mengetahui lebih dalam mengenai kewajiban berjilbab bagi muslimah sesuai dengan usianya. Misalnya, saat si anak masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD), terangkan mengapa dia memakai jilbab. Seiring bertambahnya usia, Anda juga perlu memberikan arahan mendalam tentang hal tersebut.

Itulah cara cerdas membiasakan anak berjilbab. Menanamkan nilai agama atau hal positif lainnya sejak si anak kecil tentunya sangat bermanfaat bagi dirinya kelak. Bagaimana, Anda mau mulai membiasakan anak untuk memakai jilbab

Friday, November 22, 2013

Susu Jagung

Kalo soal jagung aye doyan banget, dapat tutorialnya di internet.. boleh dicopy katenye asal nyebutin sumbernye. Sekieen eh sekian..

cara membuat susu jagung :
1. Pilih jagung yang nampak segar tidak terlalu muda, bentuknya masih
bagus dan tidak keriput.
2. Jagung dibersihkan, direbus sampai matang lalu ditiriskan kemudian didinginkan
3. Biji jagung dipipil sehingga terpisah dari bonggolnya dengan menggunakan pisau tajam.
4. setelah itu Diblender
5. tambahkan air hangat yang telah dicampur gula
6. tambahkan susu skim.
7. Hasil dari blender tadi diperas dan disaring untuk diambil sarinya.
8. setelah itu dipasteurisasi dan selanjutnya dikemas kedalah gelas plastik ukuran 200ml
9. dan dimasukan kedalam lemari pendingin agar tahan lebih lama.

Kenapa Susu Jagung?
- Dapat memulihkan energi atau stamina dalam waktu cepat
- Menjaga kesehatan mata, hati, lambung, usus serta diyakini sebagai minuman bebas
kolesterol.
- Kandungan seratnya yang tinggi memperlancar pencernaan dan kadar gula yang rendah cocok
untuk diet.
- Dapat mengobati penyakit diabetes dikarenakan jagung manis mengandung gula alami.

sumber : peluang usaha dan solusinya

Payakumbuh 22112013

Friday, August 16, 2013

What You Need to Know About Web Design Proposals

To create a true proposal, you must include these five elements:
  1. Demonstrate you understand their problems with a Problem Statement
  2. Explain your Recommended Solution
  3. Explain the Benefits of your solution
  4. Explain the Project Fees
  5. End with a Call to Action to buy

Source : http://www.bidsketch.com

Wednesday, June 19, 2013

Bob Sadino

Siapa yang tak kenal Bob Sadino? Ia enterpreneur sejati. Gayanya nyentrik, pola pikirnya unik dan cenderung terbalik. Keluar dari pakem teori dan buku teks ekonomi. Tapi, bisnisnya sukses. Pengusaha kawakan dengan ciri khasnya celana pendek dan kemeja itu, datang ke Batam berbagi pengalaman dan belajar goblok dengan pengusaha muda Batam. Apa maksudnya?

PEBISNIS yang biasa baca buku marketing, manajemen, dan makan sekolahan, dibikin bingung Bob Sadino, pengusaha yang terkenal dengan Kem Chicks-nya ini. ’’Hidup saya tanpa rencana dan tanpa target. Buku-buku di sekolah sudah meracuni pikiran Anda. Padahal, informasi itu sudah basi dan jadi sampah. Sekolah menghasilkan orang untuk bekerja, tapi bukan memberi peluang kerja bagi orang lain,” katanya. Nah, bingung kan?

Lelaki yang sudah berbisnis selama 36 tahun dan biasa disapa Om Bob ini bercerita, ia berani keluar dari kemapanan bekerja di Jakarta Lyod, jadi pengangguran, jadi kuli bangunan dan supir taksi. Ia lalu berkirim surat ke teman-temannya di Belanda, agar dikirimi ayam petelur. Saat itu, orang tidak biasa mengkonsumsi telur. Jadilah ia peternak ayam broiler dan menjual telur ayam. ’’Sayalah orang pertama yang mengenalkan telur kepada bangsa Indonesia ini,” katanya.

Namun, jalan hidup Bob tidak semudah membalik telapak tangan. Ia menjual telur ke tetangga. Telurnya tidak laku karena warga Kemang tak biasa makan telur yang besar-besar itu, tapi telur ayam kampung. Beruntung, beberapa bule menyukainya. Permintaan pun bertambah. Tidak hanya telur, merica, garam dan belakangan berkembang ke bisnis daging olahan seperti sosi

Bob Sadino yang pertama kali mengenalkan menanam sayuran tanpa tanah alias hidroponik. Padahal, saat itu tidak pasarnya. Tapi, kegigihan seorang Bob Sadino, ia menciptakan pasarnya. Beberapa tahun kemudian, ia malah mengekspor terung ke Jepang. Bob mengaku, ia tidak pernah berencana mau jadi apa. ’’Rencananya hanya buat orang pinter, saya bersyukur saya goblok. Kalau saya pintar, saya akan seperti Anda,” katanya, disambut tawa peserta seminar di Hotel Godway, Rabu (16/5) malam.

Kalau pengusaha atau orang dagang cari untung, Bob Sadino mengaku mencari rugi. Lantaran goblok, ia tidak tidak hitung-hitungan dan membebani dirinya macam-macam. ’’Biasanya orang dagang cari untung dan rugi peluangnya sama saja. Jadi, kalau cari rugi, terus kalau untung waduh, bahagia banget,” ujarnya.

’’Silakan cari kegagalan, cari kendala Anda. Saya mengalami segunung kegagalan, kendala dan keringat dingin dan air mata darah. Tapi, saya belajar dari kegagalan dan mencari jalan keluarnya. Kegagalan adalah anugrah. Lalu, apa di balik kegagalan. Sukses adalah titik kecil di atas segunung kegagalan,” papar Bob yang membuat peserta seminar terpana.

Bob Sadino bahagia dengan apa yang dilakukannya. Ia berani mengambil risiko dan menciptakan pasar. ’’Saya mengambil risiko sebesar-besarnya, sebab orang yang mengambil risiko kecil, hasilnya juga kecil. Kalau orang memperkecil risiko, ia jadi bebas dong. Risiko bisa jadi apa saja. Kewajiban saya mengubah risiko jadi duit,” ujar Bob Sadino, dengan santainya.

Meski awalnya sulit dipahami, peserta seminar yang bingung dan tidak terima dikatai goblok, lama-lama bisa mencerna jalan pikiran nyeleneh Bob Sadino. Sebagai pengusaha sukses, ia sudah sampai pada tahap financial independent, sehingga ia bebas mau beli apa saja dan mau pergi ke mana saja. ’’Duitnya sih, pas-pasan. Kalau mau beli Jaguar, pas duitnya ada,” katanya, terkekeh.

Karena merasa dirinya goblok, Bob tidak berpikir secara runtun, tapi mengalir begitu saja. Orang goblok juga akan lebih percaya pada orang lain yang lebih pintar dari dirinya. Kalau gagal, orang goblok tidak merasa gagal, tapi sedang belajar jadi lebih pintar. Akhirnya, orang goblok bisa jadi bosnya orang pintar-pintar. Kini, Bob memiliki 1.600 karyawan yang dia sebut anak-anaknya.

Sementara, orang pintar menghitung sesuatu nyelimet dan usahanya nggak jalan-jalan, karena dibebani rencana yang belum tentu berhasil. Orang pintar juga tidak percaya orang lain sehingga semua dikerjakannya sendiri. Ia mencontohkan ketika salah seorang karyawannya menurunkan harga kangkung di supermarketnya dari semula harganya Rp6.000 menjadi Rp400 saja. Eh, ternyata malah tidak laku.

Selidik punya selidik, ternyata langganannya protes, kok harga kangkungnya murah, padahal biasanya mahal. ’’Akhirnya, harga kangkung itu saya naikkan lagi. Pelanggan saya bilang, kangkung yang saya jual rasanya lain. Mungkin karena mahal, sehingga setiap sendok kangkung yang masuk ke mulutnya diam-diam dihitungnya, Rp6.000, jadi dia nikmati. Lha, kalau begini, siapa sebenarnya yang goblok?” papar Bob terbahak-bahak.

Namun, bagi pembeli ada nilai psikologis yang membuat pembeli merasa berbeda jika mengkonsumsi kangkung mahal daripada kangkung murah. Ini bagian dari trik marketing. Ia pun berbagi tips, bahwa untuk menjadi seorang marketing yang baik, maka seseorang harus menjual dirinya sendiri (sale for your self), sebelum menjual produknya. Sebuah filosofi, bahwa bagaimana seseorang menjadi marketing yang baik, kalau ia sendiri tidak dikenal orang.

Di balik kekonyolannya, Bob Sadino memberikan beberapa resep menjadi pengusaha. Antara lain, berpikir bebas dan tanpa beban. Memiliki tekad dan keinginan yang kuat menjadi pengusaha, sebab kemauan adalah ibarat bensin dan motor, keberanian mengambil peluang, tahan banting dan bersyukur bisa berbuat untuk orang lain.

Bob Sadino berpesan, jangan takut dan jangan terlalu berharap. Sebab, makin tinggi harapan, makin tinggi tingkat kekecewaan. ’’Lepaskan belenggu dalam pikiran Anda sendiri. Ada berjuta peluang di sekeliling Anda,” katanya.

Dalam berbisnis, juga jangan terlalu memikirkan sukses. Kalau terlalu banyak memikirkan sukses, kata Om Bob, bekerja pasti dalam tekanan, tidak rileks sehingga hasil kerja tidak akan bagus. ’’Santai saja, hilangkan semua beban, ingat sandaran itu tadi, kemauan, komitmen, keberanian mengambil peluang, pantang menyerah dan selalu belajar pada yang lebih pintar serta selalu bersyukur,” ujar Om Bob, mengingatkan.

Satu hal yang menarik, orang-orang yang ia gunakan dalam membantu usahanya, bukanlah mereka yang berasal dari kalangan berpendidikan tinggi, melainkan dari anak jalanan. Berawal dari satu anak jalanan, bertambah dua, tiga hingga saat ini mencapai 1.500 orang anak. Bob juga mengaku bukan orang yang berpendidikan tinggi. Ia hanya tamatan SMA. Ia tak pernah sekolah tinggi. Baginya, di sekolah orang membaca buku, buku sifatnya informasi yang telah terjadi yang tak ubahnya roti busuk alias sampah. Jadi, orang yang sekolah tinggi-tinggi, isinya hanya sampah. Terkecuali sampah itu diolah menjadi pupuk yang subur.

Bob Sadino juga tidak setuju dengan istilah Usaha Kecil Menengah (UKM) yang digembar-gemborkan pemerintah. Apa pasal? ’’Mestinya bukan UKM, tapi UBB atau Usaha Bakal Besar sehingga kita tetap optimis dan berusaha membesarkan bisnis kita,” katanya.

Tak terasa, dua jam berlalu bersama Bob Sadino. Namun, pertanyaan menggelitik soal penampilannya yang senang bercelana pendek, terlontar juga dari peserta seminar. Apa jawaban Bob? ’’Tidak penting celana pendeknya, yang penting, apa di balik celana pendek itu,” ujar Om Bob yang disambut gelak tawa.

Di balik sikap nyentrik dan nyeleneh Bob Sadino, ia berhasil membangun bisnisnya selama puluhan tahun. Dan, ia bisa duduk santai dengan beberapa presiden sambil ngobrol ngalor ngidul. Yang jelas, peserta seminar yang umumnya pelaku bisnis merasa mendapat pengalaman dan pencerahan yang luar biasa.

Sayangnya, nyaris tidak ada pengusaha kelas kakap yang tertarik bincang bisnis Bob Sadino yang disponsori Telkomsel itu. Mungkin khawatir dicap goblok. Jadi, mau pintar atau goblok ala Bob Sadino? Terserah Anda.

Wednesday, May 15, 2013

Menundukan Putri Anda Yang Akan dan Sedang Puber



Bila anda seorang ibu rumah tangga yang sedang memiliki putri yang baru memasuki usia baligh, maka anda perlu memposisikan diri sebagai teman dekat bagi anak anda tersebut. Bila anda telah memposisikan diri sebagai temannya, maka akan berhasil menguasai hatinya. Sebaliknya, bila anda menjadi seorang atasan atau menjadi seorang BOSS baginya, niscaya anda akan menjadi musuhnya atau minimal akan dijauhinya. Untuk mewujudkan kedekatan itu, beberapa kiat berikut mungkin perlu dilakukan:
1. Ikhlaskan niat anda untuk mendidik anak-anak anda semata-mata karena mengharapkan redha Allah, tidak mengharapkan balasan dari si anak ketika dia sudah berhasil kelak.
2. Yakinkan diri anda bahwa bila anda menanam cinta, insya Allah anda akan menuai cinta. Hadirkan keyakinan ini setiap saat dalam interaksi anda dengan sang putri.
3. Berikan dia sebuah hadiah yang anda selipkan di dalam pakaiannya, atau sebuah pakaian baru yang anda letakkan di laci atau lemarinya. Tulis disana “untuk anak Ummi yang tercinta”… insya Allah dia takkan melupakannya.
4. Berikanlah sebuah kecupan terbaik anda di pipinya, sambil membisikkan kata cinta ketelinganya, akan memberikan getaran khusus di dalam jiwanya, menimbulkan kebahagiaan di hatinya, bahkan dimanapun dia berada, saat dia memejamkan mata, dia terus merasakannya.
5. Jangan anda hilangkan pelukan anda untuknya. Bahkan, dari waktu ke waktu peluklah dia dengan kuat dan hangat, terutama ketika dia melakukan suatu yang special atau positif.
6. Dekatilah sahabat-sahabat dekatnya, Tanyalah dia tentang mereka, usahakan sekali-sekali duduk bersama dan bergembira dengan mereka. Ini akan mebangun jembatan cinta dan kepercayaan serta keakraban.
7. Sikapi kesalahan-kesalahannya dengan dialog dalam mencari penyebabnya, bukan untuk mengkritisi kesalahan tsb. Bila anda dapati dia telah melakukan perbuatan yg tidak/kurang tepat, maka carilah penyebabnya, kenapa terjadi? Bisa jadi memang karena suatu pemahaman yang perlu dirapikan.
8. Buatlah kesepakatan dengan sekolahnya/gurunya/wali kelasnya, agar memberinya hadiah bila berhasil meraih sebuah prestasi atau lompatan perbaikan dikelas atau dalam satu bidang studi. Nanti hadiah itu anda yang menanggulangi biayanya. Minimal sekali dalam sebulan.
9. Jagalah secara rutin kunjungan anda ke sekolahnya, berdialog dengan guru/wali kelasnya. Tunjukkan kepada mereka betapa bangganya anda dengan dia dan betapa bahagianya dia bersama anda. Lalu (tanpa kehadirannya) mintalah saran-saran dari guru/walasnya yang akan meningkatkan prestasinya secara akademik, akhlak, dan kemandirian.
10. Perlu ditanamkan kepada putra-putri anda bahwa dunia ini bercampur di dalamnya yang baik dan yang buruk. Yang selamat menghadapinya hanyalah orang yang berpegang teguh dengan ajaran Allah dan RasulNya. Dan rujukan yang bisa dipercaya dalam mengenal yang baik dan yang buruk itu adalah Ayah dan Ibu, Para guru terbaiknya dan teman-teman yang shaleh dan shalehah.
11. Bekalilah putri anda yang akan dan baru baligh tentang halal dan haram atau tentang yang wajib dan haram, secara bertahap. Dan bangunlah rasa takutnya kepada Allah sebagai modal control personal dalam dirinya.
12. Jika putri anda memang memerlukan handphone, sebaiknya diminimalisir atau sangat terbatas penggunaannya, atau jenis HP yang cukup membantu komunikasi anda dengannya. HP yang memilki berbagai fitur dan akses internet/FB/Twiter dan sejenisnya, untuk sampai saat ini memiliki mudharat lebih banyak dari pada manfaat.
13. Kirimilah dia dari waktu ke waktu sms cinta dan ungkapan kasih sayang yang tulus dari anda.
14. Kayakan dia dengan bacaan tentang sirah nabawiyah, kisah para sahabat, tokoh-tokoh panutan, pahlawan dan pejuang bangsa, ulama-ulama teladan, sebelum hatinya dikuasai kisah-kisah khayalan, cinta picisan dan dongeng-dongeng perusak aqidah dan keyakinan.
15. Bila anda ingin membuat dia menyukai sesuatu yang baru yang belum tentu dia sukai, maka hadiahkan sesuatu itu untuknya bersamaan dengan sesuatu yang sudah dia sukai. Misalnya: dia sangat senang dengan jam tangan baru, tapi kurang tertarik dengan buku cerita islamy atau nasyid islamy. Maka (suatu waktu) berilah dia hadiah berupa jam tangan dan kaset nasyid islamy sekaligus.
16. Anak anda juga perlu dipahamkan bahwa hidup di dunia ini tidak hanya sekedar hiburan. Ada tugas dan amanah di pundak setiap orang untuk berbuat baik, mengembangkan keilmuan, menebarkan manfaat kepada sesama, disamping tugas utama sebagai hamba Allah. Rancanglah agenda-agenda keluarga yang dapat mengakomodasi tugas dan amanh tersebut.
17. Jangan biarkan putri kecil anda yang baru baligh dan baru saja meninggalkan dunia kanak-kanak mengakses internet dan segala dunianya melainkan bersama anda. Klu tidak, berarti anda telah menyiapkan jurang yang dalam baginya. 




By : Ust Irsya Syafar Lc MA

Wallahu a’laa wa a’lam bishshawab.

Friday, March 22, 2013

Si Bapak dan Anak pengangkut Sampah

Sekarang bertempat tinggal masi dirumah pondok mertua indah (PIM), Kehidupan Allhamdulillah masi berjalan penuh dengan kenikmatan yang tanpa berkurangan, semua serba cukup. Itulah keluarga kecil-ku. Biasanya setiap pagi ku dapat giliran pekerjaan untuk membuang sampah dari rumah ke jalan besar. dengan cara menggunakan sepeda, sekalian ya, itung-itung olah raga. dan itu dinikmati dengan semangat :)

Setelah ntu, sampah dirumah sekarang tidak lagi dibuang ketempat sampah dijalan besar. ada yang mengambilnya yaitu seorang bapak dan anaknya yang kira-kira masi bersekolah kelas 3 SD. Yang unik dan menarik dari meraka berdua ini adalah kekompakan dari mereka berdua, sibapak bertugas untuk mengambil sampah yang berat-berat dan sianak bertugas untuk mengambil sampah yang cukup buat sianak untuk mengangkatnya.

Setiap jam 06.00 motor cina yang berbunyi tit.tit.tit saat mereka datang kerumah, dan teriakan sianak yang mengatakan op..op..op yah. yang artinya stop bagi kendaraan sibapak. dan motornya berlalu dan hilang.
Kekompakan mereka membuatku semakin bersemangat untuk menanti sang buah hati, agar ku bisa bermain, belajar dan mendidik mereka dengan sayang cinta dan kekompakan antara abi dan anaknya.

payakumbuh, paritrantang
22032013-06:42 WIB

Thursday, February 21, 2013

Mual

Allhamdulillah, segala puji untuk Sang Pencipta.
Kebahagiaan ini sudah jalan 3 bulan lebih dengan ditambahnya anugrah istriku sudah jalan 9 minggu. selama ntu pula pengalaman yang tidak pernah dirasakan sebelumnya, kurasakan sekarang. Mual, salah satunya yang dirasakan oleh istriku. Tidak bisa mencium bau yang sensitif bau, kalo nyium bau mual. biasanya kalo mual istriku menggunakan freshcare. Biasanya mual gara2 ketek suaminya. Hehehe....

Friday, February 15, 2013

MERUBAH MINDSET

by : Anis Matta, Lc (Soekarno Muda)

Saya punya 1 halaqah yang terdiri dan anak-anak LIPIA, Mereka datangnya dari kampung, dari pesantren semuanya. Saya tahu mereka ini membawa background, di backmindnya itu ada psikologi orang kampung yang tidak pernah bermimpi menjadi orang kaya. Saya tanya kamu nanti setelah selesai dari LIPIA mau kemana? Mereka bilang Insya Allah kita mau pulang ke kampung mengajar di Ma’had, mengajar Bahasa Arab, Suatu hari saya ajak mereka, hari ini tidak ada liqa’, tapi saya tunggu kalian di Hotel Mulia. Saya ada di suatu tempat dan mereka tidak melihat saya. Saya suruh mereka berdiri saja di lobby. Mereka datang pakai ransel karena mahasiswa datang pakai ransel, diperiksa lama oleh security. Karena penampilannya sebagai orang miskin dicurigai membawa bom. Saya lihat dari atas. Itu masalah strata, kalau antum datang pakai jas dan dasi tidak ada yang periksa antum di situ, karena yang datang pakai ransel tampang kumuh. Kemudian mereka bertanya di mana antum ustadz, saya bilang antum tunggu saja di situ. Saya dekat dengan mereka tapi mereka tidak melihat, saya hanya memperhatikan apa yang mereka lakukan. Kira-kira 2 jam mereka saya suruh di situ, mondar-mandir di lobby. Minggu depan saya tanya apa yang antum lihat disana. Orang lalu lalang, jawab mereka.

Saya tanya, pertama, apakah ada satu orang yang lalu lalang yang antum lihat yang mukanya jelek, dia bilang tidak ada. Semuanya ganteng-ganteng semuanya cantik-cantik. Jadi ada korelasi antara wajah dan kekayaan, Makin kaya seseorang makin baik wajahnya. Kedua, ada tidak yang memakai pakaian yang tidak rapi kecuali antum. Dia bilang tidak ada, semuanya rapi. Jadi dengan latihan seperti ini pikirannya sedikit mulai terbuka. Karena ia membawa bibit dalam pikirannya untuk menjadi orang miskin. Sekarang alhamdulillah mereka bertiga sekarang ini sedang kuliah di Ul ambil S2 Ekonomi Islam.

Ikhwah sekalian jadi kita perbaiki insting kita. Pertama kali kita perbaiki tsaqafah kita. Jadi hadirkan buku-buku itu ke dalam rumah dan mulai dari sekarang anak-anak kita juga mulai diajari tentang uang. Ikutilah kursus-kursus tentang enterpreneurship supaya kita dapat memperbaiki dulu citra kita tentang uang.

Kedua, menyiapkan diri untuk menjadi kaya. Orang-orang kaya yang bijak itu mempunyai nasehat yang bagus, mereka mengatakan “sebelum Anda menjadi kaya latihanlah terlebih dahulu menjadi kaya”. Hiduplah dengan hidup gaya orang kaya. Orang kaya itu optimis. Bagi orang kaya biasanya tidak ada yang susah. Bagi mereka semuanya mungkin, karena itu mereka selalu optimis. Jadi yang harus dihilangkan dari kita itu adalah pesimis. Saya punya seorang teman sekarang menjadi kaya, dia datang ke Jakarta hanya sebagai pelatih karate dan tidak ada duitnya, tapi supaya tidak ketahuan oleh istrinya bahwa dia tidak punya pekerjaan, setiap habis sholat subuh dia pergi lari olahraga, setelah itu dia memakai pakaian rapi lalu keluar rumah. Dia juga tidak tahu mau kemana yang penting ke luar rumah. Istrinya tidak tahu kalau dia tidak punya pekerjaan. Nanti di jalan baru ditentukan siapa yang dia temui hari ini.

Langkah pertama perbaiki dahulu sirkulasi darah kita, olahraga dulu, supaya wajah segar makan yang banyak. Banyaklah makan yang enak, daging. Sering-sering makan yang enak. Menurut Utsman bin Affan makanan paling enak itu adalah kambing muda. Setiap hari mereka makan kambing muda. Makan yang enak, olah raga yang bagus supaya wajah kita berseri. Syeikh Muhammad Al-Ghozali dalam kitab Jaddid Hayataka mengatakan kenapa orang-orang Barat itu pipinya merah, karena sirkulasi darahnya bagus, gizinya bagus. Sedangkan kita orang-orang timur kalau ketemu itu auranya pesimis, tidak ada harapan. Biasakanlah kalau orang ketemu kita ada harapan yang terlihat, makanya kalau pilih warna baju pilihlah yang cerah-cerah, Ibnu Taimiyah mengatakan ada hubungan antara madzhab dan batin kita, pakaian apa yang kita pakai itu mempengaruhi kondisi kejiwaan kita. Jangan pakai pakaian orang tua. Ada anak umur 25 tahun pakaiannya pakaian orang tua, bagaimana nanti kalau umurnya 50 tahun pakaiannya seperti apa. Tampillah sebagai anak muda. Cukur rambut yang bagus, cukur kumis yang rapi janggut dirapikan. Rapi, supaya kita kelihatan ada optimisms. Belajarlah sedikit latihan menatap supaya sorotan mata kita kuat, perlu sedikit latihan menatap. Misalnya di pagi hari atau sore hari menjelang matahari terbenam, antum tatap matahari dan tidak berkedip matanya. Kalau bisa antum bertahan 1 menit itu bagus, Latihan saja sendiri. Di dalam kamar ambil lilin, matikan lampu, antum tatap itu lilin dan matanya tidak berkedip dan tidak berair. Nanti kaiau sudah terbiasa pandangan matanya kuat. Jadi kalau olahraga teratur, sirkulasi udara bagus, pikiran jadi segar, tsaqafah kita bertambah mulai memakai pakaian yang cerah-cerah. Makanya Rasulullah itu senangnya memakai baju putih. Jangan pakai yang gelap-gelap atau warna yang tidak menunjukan semangat hidup. Jangan juga berpenampilan seperti orang tua. Sekadar untuk menunjukkan kita ini kelompok orang-orang shaleh kita pakai baju taqwa, itu pakaian orang Cina, pakailah baju yang segar agar dapat menunjukkan bahwa kita ada semangat. Walaupun Anda sudah berumur pun tetap pakai pakaian yang muda, jangan berpenampilan tua, Artinya kita harus merendahkan diri, sebab uban tanpa diundang dia akan datang. Tadi tidak perlu menua-nuakan diri dengan sekadar tampil kelihatan dewasa, tua, bijak. Tampillah sebagai anak muda yang gesit dan optimis.

Ketiga, bergaullah dengan orang-orang kaya, perbanyak teman-teman antum dan kalangan tersebut. Ini tidak bertentangan dengan hadits yang mengatakan dalam bab rezeki lihatlah kepada yang dibawah dan jangan lihat kepada yang di atas. Antum tidak sedang tamak ke hartanya, tetapi antum sedang belajar kepada mereka. Dahulu saya suka ceramah di kalangan orang-orang kaya. Waktu saya ceramah di rumahnya Abu Rizal Bakrie yang saat itu sedang berduit-duitnya, saya duduk dalam 1 karpet, ketika krismon pada waktu itu, sekretarisnya bilang pada waktu itu, tahu tidak berapa harga karpet ini. Saya bilang tidak tahu, saya pikir sejadah biasa. Dia bilang karpet ini harganya 100 ribu dollar. Karpet kecil harganya 1,6 M. Waktu saya selesai ceramah dikasih amplop, amplopnya tipis. Saya bilang sama sekretarisnya. Ini amplop kembalikan kepada dia. Bilang sama beliau saya cuma ingin berkawan dengan dia. Dia belajar agama sama saya, saya belajar dunia sama dia. Kalau saya terima ini, nanti saya dianggap ustadz dan dia tidak dengar kata-kata saya. Saya mau bersahabat dengan dia. Jangan kasih saya amplop lain kali. Supaya kita bergaul. Setiap kali saya datang ke kelompok yang pengusaha kaya itu saya selalu menolak, saya tidak terima ini saya ingin bergaul dengan bapak, saya ingin jadi teman.

Alhamdulillah dari situ saya banyak teman dari kelompok orang-orang kaya, dan kalau datang kita belajar, saya bertanya sama mereka kenapa begini, bagaimana caranya, bertanya kita belajar. Memang di jurusan saya dia belajar dari saya kalau ada yang perlu didoakan panggil saya, bisa. Tapi kan saya tidak punya ilmu bikin duit sebelumnya, saya perlu belajar dari orang yang ahli. Jadi dalam bab itu saya murid, dalam bab saya dia murid. Jangan karena kita sering ceramah, terus semua orang kita anggap murid dalam segala aspek.

Saya bergaul dengan orang-orang kaya dan saya belajar dengan mereka. Saya belajar bagaimana caranya bikin duit, bagaimana caranya bikin perusahaan sama-sama dan saya tidak malu. Bergaul dengan mereka itu dari sekarang. Jangan tamak pada hartanya tetapi ambil ilmunya. Jangan minder bergaul dengan orang kaya seperti itu. Awal lahirnya reformasi, setelah kalah dalam pemilu 1999, kita Poros Tengah kumpul di rumahnya Fuad Bawazir. Semua orang diam, ada Amin Rais, Yusril, semuanya diam karena main. Karenanya kita semuanya kalah, tadinya sombong semua. Pak Amin Rais mengatakan sebelum pemilu, “Nanti Golkar kita lipat-lipat, kita tekuk-tekuk, kita kuburkan di masa lalu.” Tidak tahunya Golkar masih di nomor 2. Partainya Pak Amin rendah perolehan suaranya. Suara umat Islam rendah, Jadi berkumpulah orang-orang kalah ini selama 2 hari. Waktu itu Pak Amin sedang dikejar-kejar terus oleh Dubes Amerika untuk membuat pernyataan bahwa pemenang pemilu legislatif yang paling layak jadi Presiden, tapi Pak Amin menghindar. Jadi saya datang ke rumah Pak Fuad Bawazier, saya bilang Pak Fuad, saya ini bukang orang politik, saya ini ustadz. Yang saya pelajari dalam syariat kita ini kalau kita sedang kalah seperti ini jalan keluarnya adalah i’tikaf. Kita belajar banyak istighfar, tilawah dan seterusnya. Jauhi dulu wartawan, mungkin dosa-dosa kita banyak sehingga kita kalah. Dia bilang bener juga ya. Cuma kalau kita i’tikaf di Indonesia tetap saja diketahui wartawan. Kalau begitu kita umrah, Antum ikut ya dari PKS umrah. 4 orang dari PAN, dari PKS sekitar 3 orang, 4 orang ini naik bisnis first class, sedang kita dikasih ekonomi. Yang beli tiket dia soalnya. Mau diprotes bagaimana. Kita cuma dihargai begini, terima apa adanya dahulu. Tapi waktu itu kita dengan lugu datang menghadap Pak Fuad. Saya bilang Pak Fuad berapa harga tiket First Class. Dia bilang pokoknya 2 kali lipat dari harga ekonomi. Jadi kalau tiket ekonomi pada waktu itu 1000 dollar harga first class itu sekitar 2000 dollar. Kenapa kita tidak sama-sama di kelas ekonomi saja, dan selisihnya kita infaqkan untuk orang miskin. Ini kan masyarakat kita lagi susah. Dia ketawa dia bilang ya akhi, nanti ini ana infaq lagi insya Allah untuk orang faqir, tapi ana tolong dong di first class tidak mungkin ana turun di kelas bawah.

Kita tidak tahu apa nilai yang berkembang pada orang kaya, kenyamanan itu adalah nilai pada mereka. Mereka menghemat energi, tenaga. Dan, angka besar pada kita itu angka kecil bagi mereka. Uang 1 milyar 2 milyar itu uang jajan. Kalau kita, belum tentu punya tabungan sampai mati sejumlah itu. Itu masalah cita rasa. Cita rasa pada orang kaya itu berbeda. Ini yang kita pelajari, yang dianggap besar oleh mereka itu adalah ini. Dengan begitu kita menjiplak sedikit emosinya. Karena dalam pergaulan itu, kalau kita bergaul dengan seseorang itu, kalau bukan api dia parfum, Kalau dia parfum dia menyebarkan wangi, kalau dia api menyebarkan panas, Orang jahat itu api, kalau anturn dekat-dekat akan menyebarkan panas. Orang baik itu parfum, kalau antum dekat-dekat setidak-tidaknya bau badan kita tertutupi oleh parfum tersebut. Jadi ikut-ikut karena kita ingin perbaiki selera. Jadi antum kalau punya waktu-waktu kosong jalang-jalanlah ke mall, lihat-lihat orang kaya tidak usah belanja, liha-lihat saja dulu, memperbaiki selera. Datang ke showroom mobil, datang ke pameran mobil, lihat-lihat pegang-pegang. Rajinlah berdo’a. Bergaullah dengan orang kaya.

Selain itu, rajinlah berinfaq walaupun kita miskin. Gunanya apa? Supaya antum tetap mengganggap uang itu kecil dan supaya tidak ada angka besar dalam fikiran kita. Misalnya kita punya tabungan 10 juta, infaqkan. Supaya antum meneguhkan, mesti ada yang lebih besar dari ini. Jadi angka itu terus bertambah di kepala kita, walaupun dalam kenyataannya belum. Tetapi dengan berinfaq seperti itu, kita memperbaiki cita rasa kita tentang angka. Bukan sekadar dapat pahala tetapi efek tarbawinya bagi kita akan bertambah terus. Kita belum pernah merasakan bagaimana menginfaqkan mobil, sekali waktu kita berusaha untuk menginfaqkan mobil. Begitu antum punya uang sedikit terus berinfaq, terus seperti itu kita latih sambil menjaga jarak. Kita membuat sirkulasi jadi bagus.

Kelima adalah mulailah melakukan bisnis real. Terjun ke dalam bisnis secara langsung. Karena Rasulullah SAW mengatakan 9 per 10 rezeki itu ada dalam perdagangan. Saya juga ingin menasehati ikhwah-ikhwah yang sudah jadi anggota DPR dan DPRD, jangan mengandalkan mata pencaharian dari gaji DPR dan DPRD. Itu bahaya. Sebab belum tentu kader-kader di Riau ini nanti masih menginginkan Pak Khairul untuk periode selanjutnya. Belum tentu juga jama’ah menunjuk kita lagi sebagai anggota dewan, padahal gaya hidup sudah berubah. Anak-anak kita kalau kenalan dengan orang, bapak saya anggota dewan padahal itu hanya sirkulasi. Jadi setiap kali kita mendapatkan pendapatan dari gaji karena pekerjaan seperti ini, kita-harus hati-hati itu bahaya. Jadi pendapatan paling bagus itu tetap dari bisnis. Oleh karena itu, mulai sekarang itu belajarlah terjun ke dunia bisnis.

Jatuh bangun waktu bisnis tidak ada masalah, terus saja belajar. Tidak ada juga orang langsung jadi kaya. Yang antum perlu terus berbisnis. Begitu juga dengan para ustadz, teruslah bisnis. Begitu juga dengan seluruh pengurus DPW-DPD dan seterusnya. Teruslah berbisnis. Lakukan bisnis sendiri. Sesibuk-sibuknya kita, kita perlu mempunyai bisnis sendiri sekecil-kecilnya. Tidak boleh tidak. Itulah sumber rezeki yang sebenarnya. Kalau antum mau kaya sumbernya adalah dagang. Rezeki itu datangnya dari 20 pintu, 19 pintu datangnya dari pedagang dan hanya 1 pintu untuk yang bekerja dengan keterampilan tangannya, yaitu para professional. Misalnya akuntan itu kan professional, pekerja pintar, tapi kalau sumber rezekinya satu makanya uangnya terbatas. DPR juga begitu sumbernya satu, yakni gaji bulanan, itu hanya 5 tahun. Itu pun kalau tidak di PAW sebelumnya. Jadi kalau saya ketemu dengan ikhwah dari dewan, hari-hati jangan sampai mengandalkan mata pencaharian dari situ. Selain itu potongan dari DPP, DPW, DPD juga besar. Untuk ma’isyah sendiri kita harus cari di sumber lain.

Waktu kita terjun ke bisnis, kita pasti gagal. Gagal pertama, gagal kedua, gagal ketiga, gagal keempat tapi teruslah jangan pernah putus asa. Saya punya partner bisnis. Dia mulai bisnis umur 16 tahun, semua jenis pekerjaan sudah dia lakukan. Pada suatu waktu dia mempunyai 38 perusahaan tapi dari 38 perusahaan ini hanya 6 yang menghasilkan uang, Kita lihat berapa ruginya. Jadi seringkali kita salah pandang terhadap orang kaya. Kita pikir tangannya tangan dingin semua yang disentuh jadi uang. Ternyata tidak juga.

Jadi hal-hal seperti itu harus kita hadapi secara wajar jangan shock kalau rugi. Jangan berfikir dengan berdagang antum akan cepat jadi kaya, yang menentukan antum cepat berhasil dalam dagang itu adalah secepat apa antum belajar. Cara belajar itu ada dua: baca buku atau sekolah atau bergaul dengan orang-orang sukses, nanti kalau sudah baca buku sudah bergaul dengan orang sukses, masih gagal juga. Teruslah berdagang, teruslah-bergaul, teruslah seperti itu karena setiap orang tidak tahu kapan saatnya dia ketemu dengan momentum lompatannya.

Thursday, February 14, 2013

* Stopping Gammu SMS Daemon gammu-smsd [fail]

Saat restart gammu-smsd responnya [fail]... search di google. temukan solusiny.

Masalahnya adalah library mysql tidak dikenali sama si gammu..
solusi :
install library mysql
sudo apt-get install libmysqlclient*
 
install ulang gammu 
 
sudo apt-get remove gammu gammu-smsd
sudo apt-get install gammu gammu-smsd 

terakhir tinggal restart servis gammu-nya..
 
sudo service gammu-smsdrc restart 

selesai.
14 febuari 2013 / parit rantang.