Showing posts with label IT World. Show all posts
Showing posts with label IT World. Show all posts

Tuesday, August 19, 2014

BREAKDOWN ANALYSIS

[CASE STUDY] BREAKDOWN ANALYSIS
.
Saya yakin sudah banyak yang melakukan, tapi ini hanya sekedar sharing saja yaa...
.
Pernahkah Anda menghitung berapa penghasilan perbulan ? kemudian Pernahkah Anda menghitung berapa pengeluaran sebulan ? biasanya istri saya yang pintar menghitung.
.
Hal ini menjadi penting, sama seperti Bisnis yang harus dapat diukur / dihitung.
.
Misal untuk pengeluaran rutin harian rumah tangga per bulan, diperlukan dana sekitar Rp 4 juta. (meliputi belanja dapur, pulsa, listrik, koran, jajan, dll).
.
kemudian untuk tabungan dalam setahun target 24 juta, sehingga target sebulan nabung 2 juta.
.
kemudian untuk keperluan investasi, tabungan pendidikan dan lainnya, dalam 1 tahun butuh 36 juta (meliputi asuransi, investasi, deposito, dll) sehingga sebulan 3 juta.
.
kemudian untuk rekreasi dalam setahun butuh 12 juta, sehingga sebulan harus menyisihkan 1 juta
.
sehingga dalam 1 bulan wajib menghasilkan 10 juta, misalnya..
.
kemudian kita breakdown :
.
dalam 1 bulan , katakanlah efektif dagang 5 hari ,berarti kita punya 20 hari dalam sebulan.
.
10 juta / 20 hari .. berarti RP 500.000
.
nah tinggal mencari 500.000 per hari dahh... , kita breakdown lagi
.
- dari jualan FP A , target minimal profit sehari : 150.000
- dari jualan FP B, target minimal profit sehari : 100.000
- dari jualan Jasa X , target minimal profit : 50rb
- dari jualan para reseller, minimal profit 200rb
- dari Adsense, PPC, atau lainnya sehari minimal $10
.
nah kan udah RP 500.000 lebih
.
kemudian bisa di breakdown lagi lebih detail :
.
Jualan FP A , untuk profit 150.000, bearti cuman ngejual 3 barang aja perhari ... sisanya buat bayar iklan FB, atau yang bantu packing dll
.
Jualan FP B untuk profit 100.000 harus ngejual 10 produk aja per hari, sisanya buat kebutuhan lain, atau bonus
.
jualan Jasa X, minimal profit sehari 50rebu, atau mminimal sebulan 1 juta .. kalo ada lebih buat subsidi silang atau hal yang lain ..
.
dan lainnya ....
.
Bahkan saya mempunyai teman, dia hanya seorang bloger murni ... punya 10 blog, masing-masing blog rata-rata perharinya menghasilkan $5 .. itu juga sudah nutup.
.
ahhhhh.... gampang kalau ada usaha.. dan ada action,
.
kalo misalnya bermanfaat, boleh di share ya
.
yang belom add friend, boleh deh add Bang Dirga , biar banyak temen
.
Gambar hanya ilustrasi saja, biar eykecing  diambil dari www.cewesange.in

Friday, August 16, 2013

What You Need to Know About Web Design Proposals

To create a true proposal, you must include these five elements:
  1. Demonstrate you understand their problems with a Problem Statement
  2. Explain your Recommended Solution
  3. Explain the Benefits of your solution
  4. Explain the Project Fees
  5. End with a Call to Action to buy

Source : http://www.bidsketch.com

Wednesday, July 6, 2011

UMet ada di InfoLinux

Sebenarnya sudah lama ini beritanya,sudah lebih satu tahun..tapi baru sekarang ku dapatkan linknya.

Logo Resmi UMet

Setelah satu tahun Ubuntu Metro berkecimpung didunia persilatan OpenSource,tapi belum memiliki logo resmi.Untuk itu UMet mengadakan sayembara untuk memilih Design yang menarik.Dan yang berhasil membuat design yang menarik yaitu pak arif dari KPLI bogor.design lucu dan sesuai dengan namannya..hehe

Thursday, June 30, 2011

Commands and javadoc

Comments and javadoc

java supports 3 types comments

- // comment to end of line
- /* comment multiple lines */
- /** javadoc comments yang berada sebelum class didefinisikan dan nonprivate methods
      dan juga berisi HTML tags,hyperlinks dan javadoc tags */

javadoc tags

@author
- siapa yang bertanggung jawab atas kodingan yang dibuat
@version
- versi berapa document yang kita buat
@param
- argument method pada dokumen
@return
- nilai balik pada fungsi didalam dokumen

sample

/** Ship example to demonstrate OOP in Java.
*
* @author dendy
*
* @version 2.0
*/

Tuesday, June 28, 2011

Numpang Nampang di java2s.com

Kalo kita sering bermain dengan kopi panas siapa yang tak kenal dengan website yang satu ini http://java2s.com pasti semua mengenali,karena disana banyak tutorial java,database,microsoft,etc..
tapi pas lagi nyari tutorial beberapa codingan ku bisa masuk kesana karena buk nur aini,beliau adalah salah satu developer joomla cewek didunia yang berasal dari surabaya dan beliau sebagai dosen di ITS sekarang lagi melanjutkan S3 di irlandia.
Dan ku gabung juga di google code beliau.disini alamatnya http://code.google.com/p/nuraini/
monggo kalo ada waktu silahkan mampir..

Monday, June 27, 2011

Create The Market

Pada saat bergabung dengan KPLI jakarta,saya dan teman-teman mendapat sebuah ilmu yang menurutku bagus dan harus diimplementasikan di kehidupan sekarang maupun yang dikehidupan yang akan datang.ilmu yang anak KPLI dapatkan ilmu tentang enterpreuner tentang create the market yang diberikan oleh mas resza ciptadi yang merupakan mantan ketua KPLI jakarta.
Market yang tidak pernah mati dan terus berkembang menurut beliau adalah :

- Perbankan
Setiap orang memiliki uang dan setiap detik,menit,jam orang melakukan tranksaksi uang sampai triliunan,sehingga market dari perbankan tidak akan pernah mati dan terus berkembang.
- Telekomunikasi
Hampir setiap orang memiliki HP atau telfon genggam,setiap hari orang berkomunikasi dengan HP.jadi vendor telekomunikasi dan hal yang berkaitan dengan telekomunikasi kemungkinan tidak akan mati dan terus berkembang.
- Energi
Energi ini bisa dimasukkan kedalam makanan,karena setiap orang membutuhkan makan dan minum dan ini terus berkembang dan tidak akan mati.

mungkin diantara 3 opsi diatas semuanya saling berkaitan dan tinggal kita untuk memilih yang mana akan kita jadikan sebagai lahan bisnis.Dan jadilah seorang Creator The Market.

Friday, June 24, 2011

Aplikasi di Natty ku..

Kebutuhan aplikasi setiap leppy masing-masing tergantung kebutuhan..
yang abdi butuhin :


Internet
  1. Mozila
  2. chrome
  3. psi
Programming and Editor
  1. Eclipse
  2. netbeans
  3. java 1.6
  4. Python
  5. Notepad ++
Sound and Video
  1. Audacios
  2. vlc
  3. Cheese webcam
  4. Desktop Record
RDBMS
  1. Mysql
  2. SQLite
  3. H2
  4. Postgresql
  5. Oracle
CMS
  1. Joomla
  2. Drupal

Thursday, October 7, 2010

Surat Cinta...

to : Pacar baru ku

3 hari lagi,ku benar-benar ingin mencoba,menikmati,ngoprekin ni pacar setia ku "UBUNTU".Ku benar-benar jatuh cinta dengan dia,baru 8 bulan ku mengenal si dia dan tak ingin pisah lagi dengan dia (halahh lebor -> saudara lebay) dan katakan tidak dengan jendela,hukumnya sudah jelas dalam islam.
Pengalaman ku menikmati ubuntu ini banyak sekali,apa ya?
salah satunya ku bisa berkenalan dan menjalin silahturahmi dengan para pecinta ubuntu di jabodetabek sehingga terbentuk lah  ubuntu metro yang allhamdulillah sampai sekarang masi melakukan kopdar (kopi darat).
Dan kendala pada saat menggunakan ubuntu :
-VGA ku ga kedetect oleh ubuntu sehingga tidak bisa menggunakan compiz -Sering hang
-Bisa ga si user nya langsung root?bis nya repot si..
- .....
    Mudaha-mudahan kendala yang diatas tidak dilakukan oleh pacar baru ku nanti..


    Miss u...


    from : akang dendy..

    Saturday, July 24, 2010

    coverage as in the eclipse install

    Untuk menjamin mutu codingan yang kita develop agar terjaga kualitasnya alangkah baiknya kita melakukan sebuah testing pada method atau fungsi yang ada pada codingan kita.Disini ane mencoba membagi cara yang ane tau dalam melakukan sebuah testing atau mengetahui presentase codingan yang kita develop,yaitu menggunakan Coverage As pada eclipse.
    Nah ane sendiri menggunakan eclipse versi terbaru yaitu helios,pada helios sendiri kita belum adanya Coverage  As.Untuk itu terlebih dahulu kita harus menginstall Coverage As itu sendiri..
    Cara yang paling praktis kita gunakan adalah langsung mendownload tools di eclipse.
    Begini ceritanya :
    Buka eclipse>Help>Install New Software> maka akan muncul page seperti ini

    Thursday, April 22, 2010

    kamus agan-agan forum

    bingung saat masuk forum,chating..banyak banget istilah-istilah yang tak ku mengerti..jadi setelah searching di google.ada istilah aneh.

    Sunday, April 18, 2010

    Belajar menggunakan Open Office

    Buat para pecinta Open Office sekarang sudah ada tutorial yang bagus dalam bahasa indonesia.mungkin dengan adanya tutorial yang ada,mudah-mudahan bisa membangkitkan kecintaan kita akan opensource.untuk tidak memperpanjang kata mukodimah,saya akan memberikan link dimana anda bisa mendonlodnya secara gratissssssssss..
    klik disini.

    Tuesday, April 13, 2010

    port yang harus di ketahui

    Berikut daftar port yang digunakan secara standar.
    Port 20 dan 21 yang digunakan oleh File Transfer Protocol (FTP).
    Port 22 digunakan oleh Secure Shell (SSH).
    Port 23 digunakan oleh Telnet.
    Port 25 digunakan oleh Simple Mail Transfer Protocol (SMTP).
    Port 53 digunakan oleh DNS.
    Port 69 digunakan oleh Trivial File Transfer Protocol (TFTP).
    Port 80 digunakan oleh HTTP.
    Port 110 digunakan oleh POP3.
    Port 143 digunakan oleh IMAP.
    Port 443 digunakan oleh Secure HTTP (HTTPS)
    Port 1863 digunakan oleh MSN Messenger
    Port 5000-5001 digunakan oleh Yahoo Messenger -voice chat
    Port 5050 digunakan oleh Yahoo Messenger – chat
    Port 5100 digunakan oleh Yahoo Messenger – webcams
    Port 5190 digunakan oleh AIM (AOL Instant Messenger)
    Port 6881-6999 digunakan oleh BitTorrent
    Port-port yang digunakan proxy
    Banyak Proxy yang menggunakan port 8080 dan 3128.  Selain itu beberapa juga menggunakan port 80, 3124, 3127, 3124, 1080, dan 808.  Namun sebenarnya proxy dapat menggunakan port apa saja asal port tersebut digunakan oleh aplikasi lain

    Sunday, March 28, 2010

    Bagus ni buat yang mo jadi Programmer

    Salah satu produk termutakhir saat ini adalah komputer. Apabila kita berbicara mengenai komputer, kita tidak bisa terlepas dari peranan perangkat lunak (software) yang menjadi jantung dan jembatan penghubung antara pengguna (user) dan perangkat keras komputer itu sendiri. Tanpa perangkat lunak, komputer hanyalah sebuah barang elektronik yang tidak berguna. Jika kita telusuri lebih dalam lagi, ternyata sebuah perangkat lunak itu terdiri dari ratusan, ribuan, bahkan jutaan digit biner. Namun berkat kemajuan pemikiran manusia sendiri, kode-kode tersebut diterjemahkan ke dalam bahasa-bahasa pemrograman yang mudah dimengerti dan mudah diingat.
    Mempelajari teknik pemrograman tidaklah sesulit seperti yang kita bayangkan. Anggapan para calon programmer yang saat ini menganggap belajar pemrograman merupakan sesuatu yang sangat sulit adalah 

    Wednesday, December 16, 2009

    sang legenda MUJAHID CYBER "Irhabi 007"

    Forum Al Ansar Al Islami, Agustus, tahun 2004. Seseorang dari forum jihad yang memiliki ribuan anggota tersebut mengirimkan sebuah pesan kehormatan dan pujian kepada Irhabi 007. Berikut pesannya :

    Tuesday, December 1, 2009

    bulan baru ilmu baru "drupal"


    Drupal...kata-kata baru buat ku sekarang.kalau joomla ku udah pernah tapi ku belum pernah pake ^_^.
    rencananya si baru mo blajar untuk buat e-commerce agar memperlancar bisnis ku.

    beberapa waktu yang lalu teman ku sebagai admin dapat tugas buat blog untuk komunitas kantor
    dan dia akan berencana menggunakan drupal.
    untuk menambah ilmu pengetahuan tentang apa yang ada di dunia IT sering lah jalan-jalan kata "bos ku"
    ,WHY?karena dengan sering jalan-jalan kita banyak mengetahui tentang dunia luar.belajar dan terus lah belajar.

    agar ilmu pengetahuan ku nambah di dunia web,ku mencoba mencari,apa si DRUPAL?
    ku mulai searching di goolge.(guru sejati ku yang tidak pernah marah ^_^)
    dapatlah tutorial drupal....

    Thursday, November 12, 2009

    Profesi di bidang IT

    Bidang Software Development dan Consulting

    Pendahuluan
    Pada bagian ini, saya akan melanjutkan tulisan sebelumnya yang berjudul: “Profesi di Dunia IT Bagian 1: Bidang Computer Hardware, Network dan System Engineering”. Pada bagian 2 ini, saya akan membahas bidang software development dan consulting.

    Software development adalah bidang yang paling abstrak di dunia IT. Output yang dihasilkan hanya dapat dirasakan oleh user berupa informasi yang dapat mengoptimalkan berbagai macam pekerjaan. Server atau hardware komputer sebesar apapun bila tidak memiliki software didalamnya maka bagaikan seonggok pajangan yang entah cocok atau tidak untuk di pajang..:)

    Manfaat penggunaan software komputer memang beragam bagi berbagai kalangan. Ada yang menganggapnya hanya sebagai pelengkap gengsi sampai ada yang akan mengalami kerugian besar bila software aplikasinya tidak berfungsi dengan baik. Karena itu, penghargaan kepada orang-orang yang bekerja di bidang ini bisa berbeda-beda di berbagai perusahaan.

    Apapun jenis software yang dibangun, para pekerja di bidang ini dituntut memiliki logika dan ingatan yang kuat. Kemampuan untuk melihat suatu hal secara garis besar, menyeluruh dan juga secara detail hingga sekeil-kecilnya. Selain itu yang paling penting untuk sukses di bidang ini adalah ketekunan untuk belajar dan terus mengembangkan kemampuannya, karena bidang ini secara tetap akan terus berubah (constantly changing) dan berkembang seiring dengan perubahan zaman.

    Dalam waktu 5 tahun, keahlian di salah satu teknologi tertentu dapat dianggap ketinggalan zaman (obsolete). Contohnya VB6 yang sangat populer di tahun 1998 support-nya sudah dihentikan di tahun 2008. Berarti aplikasi yang ditulis menggunakan teknologi ini tidak dijamin kompatibilitasnya dengan sistem operasi yang di-release setelah tahun 2008. Mau tidak mau sebagian besar programmer VB6 harus migrasi ke VB.Net dan “patuh” dengan aturan-aturan .Net Framework

    Programmer

    Kembali ke pembahasan awal, berikut ini akan dibahas satu-persatu profesi-profesi di bidang software development / consulting.

    1. Programmer/Developer
    Profesi programmer/developer adalah profesi yang paling sering terdengar, karena profesi ini sudah ada sejak diciptakannya komputer itu sendiri. Profesional dalam bidang software development dan consulting umumnya pernah meniti karir sebagai seorang programmer. Keahlian dalam algoritma dan penguasaan terhadap salah satu atau beberapa bahasa memprograman mutlak diperlukan oleh seorang programmer. Programer adalah profesi inti dan tulang punggung dalam software development karena tidak akan terwujud sebuah software aplikasi tanpa adanya programmer, sedangkan tanpa didukung profesi lainnya, seorang programmer dapat membuat sebuah aplikasi yang berguna walaupun dengan cakupan terbatas.

    Berdasarkan jenis programming dan output yang dihasilkan, programmer sendiri ada beberapa macam yaitu:

    1.1. Hardware Programmer
    Hardware programmer sebenarnya adalah bagian dari hardware engineer. Sesuai namanya, mereka melakukan programming secara low level terhadap hardware, misalnya mikrokontroler, embeded sistem, PLC atau device lainnya. Pada awal diciptakannya komputer, programmer jenis ini lebih dominan karena cara memprogram komputer waktu itu mirip dengan cara memprogram mikrokontroller saat ini. Bahasa yang digunakan dulunya adalah bahasa mesin tetapi saat ini cenderung digunakan bahasa assembly dan C.

    1.2. System Programmer
    Dalam pekerjaannya, system programmer menggunakan low level dan medium level language. Biasanya mereka dipekerjakan dalam pengembangan sistem operasi dan modul-modul pendukungnya. Para pengembangan driver untuk periferal dan programming dalam SIM/UIM card juga digolongkan ke programmer jenis ini. Perbedaan system programmer dengan hardware programmer adalah: System programmer bekerja pada tahap pengembangan suatu platform / sistem operasi atau yang terkait erat dengannya untuk dijadikan sebagai landasan (platform) bagi pengembangan selanjutnya, sedangkan hardware programmer bekerja pada tahap implementasi suatu produk agar sesuai dengan requirement end user. Programmer jenis ini biasa menggunakan bahasa Assembly, C/C++ dan kemungkinan C# dikemudian hari bila sistem operasi yang menggunakan managed code (.Net) benar-benar diluncurkan.

    1.3. Application Programmer
    Bagi yang sering mendengar profesi “Application Developer”, “Software Developer”, “Web Developer”, “Enterprise Developer” atau “Developer” saja, profesi-profesi tersebut tergolong sebagai Application programmer. Programmer jenis inilah yang paling banyak dan populer di dunia kerja terutama di Indonesia. Hal ini disebabkan karena aplikasi adalah jenis software yang paling banyak di gunakan.

    Mungkin anda pernah berpikir, apa perbedaan istilah “application” dengan “software”. Singkatnya, dalam dunia IT, yang disebut application sudah pasti adalah sebuah software, sedangkan software belum tentu sebuah application. Software yang bukan termasuk aplikasi contohnya adalah operating system, device driver, protocol dll. Sedangkan yang dikenal sebagai aplikasi adalah software seperti office suite, image editor, games, sistem informasi retail/swalayan, sistem informasi pendidikan, sistem informasi hotel/retaurant, sistem informasi manajeman gudang, sistem informasi logistik, ERP (Enterprise Resource Planning), SCM (Suply Chain Managemant), CRM (Customer Relationship Managemant) , sistem bank, sistem airline dan masih banyak lainnya.

    Dalam pekerjaannya, application programmer menggunakan high level language seperti Java, C#, Visual Basic (VB), VB.Net, Delphi, PHP dll. Dengan menggunakan high level language, proses pengembangan akan lebih mudah dan lebih cepat. Hal ini sesuai dengan tuntutan kebutuhan customer yang terus berkembang dengan cepat.

    Dalam hal cakupan keahlian yang dibutuhkan, secara kasar jenis aplikasi dapat dibagi menjadi:

    * Desktop Application (aplikasi yang berwujud Windows Form, WPF, XWindows atau jenis GUI lainnya yang berjalan di O/S masing-masing)
    * Web Application (aplikasi yang user interface-nya berwujud HTML dan diakses dengan web browser, biasa dikembangkan dengan framework PHP, ASP.Net, Java, Spring, Ruby on Rails dll )
    * Database Application (aplikasi yang memerlukan akses ke database menggunakan teknologi seperti ADO.Net, OLEDB, ODBC, JDBC, ORM, Hibernate dll)
    * Distributed Application (aplikasi terdistribusi/server service seperti Web Service, J2EE, WCF, COM+ dll)

    Walaupun digolongkan dalam ke empat macam keahlian tersebut, seringkali seorang application programmer harus memiliki keahlian di beberapa jenis aplikasi untuk dapat menghasilkan aplikasi yang berguna. Contohnya: Web programmer harus memiliki kemampuan dalam web application dan database application untuk dapat mengembangkan aplikasi web yang memerlukan database sebagai penyimpanan data. Tidak sedikit pula programmer yang memiliki keahlian di seluruh jenis aplikasi sehingga sering disebut disebut enterprise application developer.

    Programmer/Developer:
    Tugas:

    1. Membangun/mengembangkan software terutama pada tahap construction dengan melakukan coding dengan bahasa pemprograman yang ditentukan
    2. Mengimplementasikan requiremant dan desain proses bisnis ke komputer dengan menggunakan algoritma /logika dan bahasa pemprograman
    3. Melakukan testing terhadap software bila diperlukan

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Menguasai Algoritma dan logika pemprograman (ini penting sekali)
    2. Memahami metode, best practice dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP, design pattern, UML (kemampuan membaca dan menerapkan)
    3. Menguasai salah satu atau beberapa bahasa pemprograman populer seperti C++, VB, PHP, C#, Java, Ruby dll (untuk web developer perlu juga menguasai HTML, DHTML, CSS, JavaScript dan AJAX)
    4. Memahami RDBMS dan SQL (Structured Query Language)
    5. Menguasai bahasa Inggris (hal ini sangat penting saat ini karena bahasa en-US merupakan bahasa ibu di dunia IT)

    Latar Belakang:
    Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Matematika pemusatan studi Komputasi

    2. System Analyst
    Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan zaman, kebutuhan aplikasi komputer semakin kompleks. Ada kalanya proses bisnis dan permasalahan dalam suatu organisasi cukup kompleks untuk dijabarkan secara langsung ke sebuah software aplikasi. Biasanya para manajer/direksi perusahaan memahami secara detail mengenai proses bisnis di perusahaannya, misalnya dari sejak procurement, purchasing, manufacturing, warehousing, marketing, accounting dll, tetapi mereka biasanya kurang memahami mengenai bagaimana implementasinya secara teknis dalam software aplikasi. Kemudian seorang programmer biasanya terlalu berkutat dengan coding, algoritma dan hal-hal yang technical sehingga kadang mengalami kesulitan dalam memahami proses bisnis menyeluruh yang umumnya terjadi di organisasi/perusahaan tertentu.

    Untuk menjembatani celah ini, maka diperlukan seorang “System Analyst”. Seorang system analyst di satu sisi diharuskan memiliki keahlian dalam menganalisis proses bisnis (problem domain) untuk dapat menghasilkan sebuah SRS (software Requiremant Spesification) dan di sisi lain menguasai aspek technical dan implementasinya dalam software aplikasi (solution domain) untuk dapat menghasilkan DDD (Detailed Design Document). Seorang system analyst biasanya berangkat dari seorang programmer yang sudah mahir dan berpengalaman dalam software development. Kemampuannya dalam menangkap requirement dan proses bisnis, ketajaman analisis mengenai celah-celah dalam sistem serta kemampuan merekomendasikan solusi terbaik secara technical sangat diperlukan dalam mengembangkan software yang berkualitas dan dapat bermanfaat untuk meningkatkan kinerja proses bisnis suatu organisasi.

    System analyst bekerja pada tahap requirement dan design, walaupun kadangkala juga diperlukan untuk menyeberang dari tahap requirement dan design ke tahap construction/implementaion (coding/programming). Tentunya ini wajar karena biasanya seorang system analyst dahulunya juga seorang programmer. Tetapi seorang yang benar-benar diposisikan sebagai system analyst, tugas utamanya adalah membuat requirement dan desain software.

    catatan:
    Untuk mengetahui lebih detail mengenai tahap pengembangan software (SDLC) akan saya jelaskan di artikel lainnya.

    Kita sering mendengar istilah Programmer Analyst atau Analyst Programmer. Kedua profesi ini terdengar mirip, hanya saja dominasi pekerjaannya yang lebih ditekankan untuk diletakkan di depan istilah tersebut. Programmer Analyst adalah seorang programmer yang kadang kala bekerja sebagai system analyst tetapi dengan porsi yang lebih sedikit daripada sebagai programmer. Begitu pula sebaliknya untuk Analyst Programmer. Saya tidak bisa memastikan apakah penggunaan istilah itu benar secara bahasa tetapi profesi/posisi semacam itu memang ada di dunia kerja dan dicantumkan dalam iklan lowongan pekerjaan.

    System Analyst:
    Tugas:

    1. Membangun/mengembangkan software terutama pada tahap requirement, design dan sebagian dalam tahap construction/implementation
    2. Membuat dokumen requiremant dan desain software berdasarkan proses bisnis customer/client
    3. Membuat proposal dan mempresentasikannya di hadapan stake holder / customer / client
    4. Membuat desain database bila aplikasi yang akan di bangun memerlukan database
    5. Membangun/mengembangkan framework/library untuk digunakan dalam pengembangan software oleh programmer

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Menguasai hal-hal yang dikuasai programmer
    2. Menguasai metode, best practice pemprograman dan tool/pemodelan pemprograman seperti OOP, design pattern, UML (kemampuan membangun/mendesain)
    3. Menguasai SQL,ERD dan RDBMS secara lebih mendalam
    4. Memahami tentang arsitektur aplikasi dan teknologi terkini

    Latar Belakang:
    Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Matematika pemusatan studi Komputasi

    3. Software Quality Assurance Engineer
    Software Quality Assurance (SQA) engineer mungkin agak jarang terdengar di dunia kerja. Hal ini mungkin karena di Indonesia belum banyak lowongan kerja yang mencantumkan posisi ini. Bila anda pernah mendengar posisi “Software Tester”, maka itu termasuk dalam profesi ini. Salah satu tugas SQA engineer memang melakukan testing terhadap software, tetapi bukan itu saja sebenarnya pekerjaan profesi ini.

    Dalam perusahaan software development yang cukup mapan dan telah menangani banyak proyek besar, SQA engineer sangat diperlukan terutama untuk menghasilkan software yang berkualitas. Tugas SQA engineer diantaranya adalah melakukan “quality assurance” (QA) dan “quality check” (QC) terhadap software. Pengembangan software harus sesuai dengan prosedur standar yang telah ditetapkan (QA) dan harus melalui proses testing (QC) yang sesuai. Di sinilah tugas SQA engineer untuk memonitor proses software development dan memperbaiki standar yang ada (improve) bila masi memiliki kelemahan.

    Dalam software development, terdapat beberapa resiko yang ditanggung oleh para stake holders. Seperti terjadinya bug/defect, waktu pengembangan yang semakin panjang, resource yang semakin bertambah ataupun kendala-kendala lain yang tidak diperkirakan sebelumnya. Tugas SQA engineer yang persifat preventif adalah dengan meminimalisir resiko-resiko ini.

    Untuk menilai kemapanan sebuah perusahaan, terutama yang bergerak dalam bidang software development, terdapat beberapa standar seperti CMMI Capability Maturity Model Integration. Singkatnya, makin tinggi level CMMI sebuah perusahaan, resiko project yang ditanganinya akan semakin kecil. Dengan begitu perusahaan dengan level CMMI yang tinggi dianggap sudah mapan dan dipercaya untuk mengerjakan proyek-proyek besar. Salah satu tugas SQA engineer adalah mengusahakan agar perusahaannya lulus sertifikasi CMMI di level tertentu.

    Software Quality Assurance Engineer:
    Tugas:

    1. Memonitor jalannya proyek software development apakah sudah sesuai dengan standar dan prosedur yang ada
    2. Merancang dan membuat test case / skenario software testing
    3. Melakukan testing sesuai dengan test case / skenario
    4. Merumuskan dan merancang peningkatkan efisiensi dan efektifitas standar proses yang digunakan

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Menguasai hal-hal yang berhubungan dengan software testing (test plan, test case, testing automation, functionality testing, regression testing dll)
    2. Memahami tentang perinsip kerja software sesuai dengan platformnya masing-masing
    3. Memahami tentang SDLC dan metodologi software development seperti RUP, Agile, XP, Scrum dll
    4. Memahami standarisasi seperti CMMI
    5. Menguasai penulisan dokumen dan komunikasi verbal dengan baik (dalam bahasa Inggris dan Indonesia)

    Latar Belakang:
    Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika

    4. Software Engineer
    Profesi software engineer sebenarnya ada kemiripannya dengan profesi programmer, system analyst ataupun SQA engineer. Yang membedakannya adalah software engineer memerlukan keahlian lebih mendalam dalam hal SDLC (Software Development Life Cycle) yaitu seluruh proses yang harus dijalani dalam pengembangan software. Pada level tertentu, seorang software engineer juga harus menguasai manajeman proyek software development. Salah satu standar SDLC yang umum digunakan dalam software engineering adalah SWEBOK (Software Engineering Body of Knowledge).

    Kompleksitas dalam software develompment dari tahun-ketahun semakin kompleks dan jauh lebih kompleks dibandingkan pada saat awal komputer diciptakan. Untuk itulah para ahli dalam bidang software engineering menyusun berbagai metodologi untuk mengoptimalkan software development process agar dapat menghasilkan produk software yang sesuai dengan tuntutan perkembangan zaman. Keahlian unik seorang software engineer adalah kemampuannya untuk merekomendasikan dan menerapkan metodologi software development terbaik dalam sebuah proyek. Metode-metode software development populer seperti RUP, Agile, Scrum, XP, TDD, BDD memiliki keunggulan dan kelemahan dan tentunya diperlukan keahlian dan pengalaman dalam merekomendasikan dan mengimplementasikan metode yang paling cocok dalam sebuah proyek software development.

    Bila programmer dan system analyst ada yang dipekerjakan di perusahaan-perusahaan yang core business-nya bukan software, software engineer umumnya dipekerjakan di perusahaan-perusahaan software development. Bila sebuah perusahaan memerlukan karyawan dengan posisi software engineer, maka kemungkinan besar perusahaan tersebut memerlukan karyawan yang dapat ditempatkan secara fleksibel. Misalnya di sebuah proyek, karyawan A dapat diposisikan sebagai programmer dalam tahap construction, sedangkan dalam proyek lainnya si A dapat diposisikan sebagai system analyst dalam tahap requirement dan design. Dapat pula si A diposisikan sebagai software tester, SQA engineer ataupun di posisi mana saja dalam SDLC.

    Kemampuan untuk menguasai seluruh disiplin dalam SDLC tidak membuat software engineer selalu lebih unggul daripada programmer, system analyst atau SQA engineer. Pada tingkatan yang sama, misalnya pengalaman kerja 5 tahun, seorang sistem analyst tentunya lebih ahli dalam menangkap requirement dan bisnis proses serta membuat proposal. Seorang programmer tentunya lebih menguasai secara mendalam bahasa pemprograman dan IDE (Integrated Development Environment) tools serta trik-trik tertentu dalam bahasa pemprograman. Seorang SQA engineer lebih menguasai software testing dan quality assurance. Diluar hal itu, semuanya bergantung pada pribadi masing-masing dalam mengembangkan keahliannya di profesi apapun.

    Software Engineering

    Software Engineer:
    Tugas:

    1. Melakukan tugas-tugas programmer, system analyst dan sebagian tugas SQA engineer
    2. Merekomendasikan dan menerapkan metodologi terbaik dalam sebuah proyek software development

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Menguasai hal-hal yang dikuasai programmer, system analyst dan SQA engineer (dalam porsi yang lebih sedikit)
    2. Menguasai SDLC berdasarkan SWEBOK (requirement, design, implementation/construction, testing, maintenance)
    3. Menguasai metodologi software development seperti RUP, Agile, XP, Scrum dll

    Latar Belakang:
    Ilmu Komputer, Teknik Informatika, Manajemen Informatika, Matematika pemusatan studi Komputasi

    4. Database Administrator (DBA)
    Profesi Database Administrator (DBA) terkait erat dengan programmer dan system analyst. Seorang DBA biasanya pernah menjadi seorang programmer tetapi pekerjaannya lebih sering berkaitan dengan database. Perbedaannya dengan database application programmer adalah seorang DBA memiliki keahlian lebih mendalam dalam hal desain, optimasi dan manajemen RDBMS (Relational Database Managemant System) tertentu seperti Oracle, SQL Server, MySQL dll. Tentunya penguasaan terhadap SQL (Structured Query Language) mutlak diperlukan. DBA harus memiliki keahlian menterjemahkan requirement proses bisnis ke obyek-obyek dalam database seperti tabel, query\view dan stored procedure disamping keahliannya dalam optimasi database seperti tuning, indexing, clustering, backup data, maintain high availability dan sebagainya.

    Salah satu tugas sehari-hari seorang DBA adalah memaintain database baik produksi, backup maupun development dalam perusahaan yang membutuhkan aplikasi database berskala besar untuk operasionalnya sehari-hari. Karena itu selain hal-hal yang berhubungan dengan software, seorang DBA juga perlu memahami beberapa hal tentang hardware seperti teknologi server, storage devices dll agar dapat merekomendasikan database yang optimal. Pengetahuan tentang server clustering, storage array network (SAN), RAID, backup devices dan optimalisasinya merupakan keahlian unik seorang DBA.

    Dengan semakin berkembangnya berbagai teknologi ORM (object relational mapping), maka di kemudian hari pekerjaan programmer dan DBA akan semakin dapat dipisahkan. Bila di masa lalu banyak programmer yang merangkap sebagai DBA, di masa depan bisa jadi programmer semakin jarang menggunakan SQL karena semuanya sudah ditangani oleh komponen ORM. Di sinilah perbedaan bidang keahlian seorang DBA menjadi lebih terlihat dibandingkan dengan seorang programmer.

    Dahulu saya pernah diamanati oleh atasan untuk mencari orang yang memiliki keahlian dalam bidang jaringan, server dan database. Hasilnya orang seperti itu tidak pernah ditemukan, karena itu sama saja menggabungkan kemampuan System Administrator dengan Database Administrator. Seorang System Administrator berlatar belakang computer system & networking Seorang DBA sebenarnya berlatar belakang software development. Dua hal tersebut bagaikan jalan bercabang yang harus dipilih oleh seorang profesional IT di awal karirnya.

    Database Administrator:
    Tugas:

    1. Merancang dan membangun database dalam sebuah sistem
    2. Merekomendasikan solusi terbaik dalam implementasi database baik dalam hal software maupun hardware
    3. Memaintain database agar dapat berjalan dengan baik dan optimal

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Menguasai ERD, SQL dan desain database secara mendalam
    2. Menguasai berbagai teknik optimalisasi/tuning, backup dan maintain database
    3. Menguasai secara mendalam salah satu atau lebih RDBMS beserta tools yang ada.
    4. Memahami tentang salah satu platform/bahasa pemprograman untuk mengakses database
    5. Menguasai teknologi server, storage, operating system yang berkaitan dengan implementasi database

    Latar Belakang:
    Manajemen Informatika, Teknik Informatika, Ilmu Komputer

    5. Software Architect
    Software architect atau kadang disebut juga sebagai Technical Architect biasanya bekerja di perusahaan software development yang memiliki produk-produk software yang cukup besar dan kompleks. software architect bertugas untuk mendesain dan merekomendasikan secara technical mengenai bagaimana dan apa yang diperlukan dalam mengembangkan produk software tersebut. Profesional di bidang ini biasanya pernah meniti karir sebagai programmer, software engineer atau system analyst.

    Bila system analyst harus memiliki pengetahuan yang berimbang antara proses bisnis (problem domain) dan software technology (solution domain), seorang architect dituntut untuk menguasai software technology secara lebih mendalam. Kemampuannya dalam hal technical sangat diperlukan dalam proyek-proyek software development berskala besar dan kompleks, dimana keputusan dalam pemilihan teknologi yang paling tepat dan penguasaanya sangat menentukan kesuksesan proyek. Keahlian utama seorang software architect adalah dalam bidang software design dan software development technology.

    Software Architect:
    Tugas:

    1. Merekomendasikan teknologi yang paling cocok untuk mengembangkan produk software
    2. Membuat standar-standar software development yang akan digunakan oleh tim programmer / developer
    3. Membuat rancangan/desain software dan proses pengembangannya secara keseluruhan

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Menguasai hal-hal yang dikuasai programmer, system analyst dan software engineer
    2. Menguasai secara mendalam tentang software development technology
    3. Menguasai penulisan dokumen dengan baik (dalam bahasa Inggris dan Indonesia)

    Latar Belakang:
    Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Manajemen Informatika

    6. Software Implementer
    Software implementer kadang desebut sebagai “Implementer” atau “Software Support”. Profesi ini kedengarannya mirip dengan “System Support” di dunia Computer System & Networking (lihat di “Profesi di dunia IT Bagian 1″). Memang secara pekerjaan ada kemiripan, tetapi sesuai penamaannya, dalam hal sesuatu yang disupport tentu sudah terlihat perbedaannya. Profesi software implementer tidak tergolong dalam bidang software development melainkan lebih dekat ke bidang software consulting.

    Seorang software implementer/support bertugas men-support produk software yang akan diimplementasikan di sisi client/customer baik instalasi setting konfigurasi, modifikasi dan pelatihan untuk user-usernya. Umumnya software support tidak berurusan dengan masalah hardware/jaringan melainkan lebih ke produk software yang di support. seorang software implementer/support dibutuhkan dalam implementasi software yang cukup besar dan kompleks seperti software perbankan, asuransi, airline dll

    Software Implementer / Support
    Tugas:

    1. Melakukan instalasi/implementasi serta setting produk software di sisi client/customer
    2. Memelihara dan memastikan software yang sudah diimplementasikan berjalan dengan baik
    3. Melakuakan troubleshooting terhadap produk software
    4. Memberikan pelatihan (training) kepada para pengguna software

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Menguasai secara mendalam produk software yang akan diimplementasikan
    2. Menguasai teknologi platform / sistem poperasi/ middleware (bila ada) yang dibutuhkan oleh produk software yang disupport
    3. Memahami insalasi, setting & troubleshooting produk software yang diimplementasikan

    Latar Belakang:
    Manajemen Informatika, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer, Teknik Elektro (Pemusatan Studi Komputer)

    7. Technical Consultant
    Technical Consultan atau kadang disebut sebagai “Consultant” saja sesuai namanya bekerja sebagai konsultan IT. Tugas utama seorang konsultan adalah merekomendasika solusi teknologi IT terbaik untuk memecahkan masalah yang ada. Bila seorang software architect lebih menguasai solution domain, seorang technical consultant lebih menguasai problem domain. Seorang technical consultant mirip seorang system analyst yang lebih sering membuat konsep proses bisnis dan requirment daripada melakukan design atau coding. Technical consultant tentunya juga menguasai teknologi software development tetapi pada level yang lebih umum dan luas (high level) dan lebih condong termasuk dalam bidang software consulting.

    Berbeda dengan software architect yang lebih banyak bekerja secara internal dalam perusahaan, technical consultant lebih banyak bekerja untuk memberikan konsultasi kepada client/customer dan lebih banyak berhadapan dengan banyak orang. Untuk itu dibutuhkan interpersonal dan writing skill yang memadai.

    Apabila anda sering mendengar istilah ERP (Enterprise Resource Planning) consultant, profesi tersebut termasuk dalam technical consultant. seorang ERP consultant tentunya harus menguasai proses bisnis enterprise dan bagaimana mengimplementasikannya dalam produk software yang dikuasai / direkomndasikannya. Pada tulisan mengenai “Profesi di dunia IT Bagian 1″, saya pernah bercerita tentang IT specialist yang kedengarannya mirip dengan technical consultant dalam hal rekomendasi dan implementasi IT. Perbedaannya adalah, technical consultant lebih menguasai proses bisnis dan software sedangkan IT specialist lebih meguasai hardware dan jaringan serta software secara garis besar

    Bila bekerja pada perusahaan yang menjual produk software, technical consultant biasanya lebih banyak bekerja pada tahap pre-sales. Pada tahap implementasi, technical consultant bekerja sama dengan software implementer. Setelah software terimplementasi (after sales), software implementer / support akan lebih banyak berperan dalam operasionalnya. Technical consultant akan diperlukan lagi bila ada perubahan proses bisnis, modifikasi atau penambahan modul yang cukup kompleks dalam software tersebut

    Technical Consultant:
    Tugas:

    1. Memberikan konsultansi/rekomendasi mengenai solusi IT terbaik untuk memecahkan masalah
    2. Membuat dokumen seperti proposal, requirement dan desain software secara umum
    3. Melakukan pelatihan (training) kepada para pengguna software

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Berpengalaman dan menguasai berbagai macam proses bisnis enterprise atau jenis bisnis terentu
    2. Menguasai teknologi IT secara luas
    3. Menguasai secara mendalam tentang solusi software yang direkomendasikan
    4. Menguasai penulisan dokumen dan komunikasi verbal dengan baik (dalam bahasa Inggris dan Indonesia)

    Latar Belakang:
    Manajemen Informatika, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Teknik Komputer, Teknik Elektro (Pemusatan Studi Komputer)

    8. User Interface Designer
    Mungkin anda agak jarang mendengar nama profesi seperti ini karena memang istilah ini jarang digunakan. Ada iklan lowongan pekerjaan yang menggunakan istilah “User Interface Designer”, tetapi lebih sering digunakan istilah “Web Designer” untuk posisi tersebut.

    Profesi yang terakhir ini memang agak sedikit berbeda dengan profesi-profesi sebelumnya karena orang-orang sukses di bidang ini umumnya memiliki bakat seni sekaligus kemampuan technical. Seorang user interface designer harus dapat membuat desain web yang manis, serasi, user friendly tetapi tetap efisien karena Internet memiliki bandwidth yang terbatas. Karena profesional di bidang ini lebih sering dipekerjakan dalam web development, maka profesi ini lebih sering disebut sebagai web designer.

    Selain menguasai programming terutama web programming, seorang web designer juga harus menguasai tools dalam image design dan animasi seperti produk-produk Adobe/Macromedia, Corel dll. Dalam web development, user interface designer bekerja bahu-membahu dengan web programmer/developer untuk menghasilkan aplikasi web yang baik dalam hal tampilan dan fungsionalitas. Tampilan yang baik, menarik dan user friendly akan membuat aplikasi web tersebut dinilai lebih bermutu.

    Kadang kala user interface designer juga disertakan dalam proyek-proyek non web, misalnya untuk membuat design icon, splash screen, logo dll. Contohnya, dewasa ini di platform Microsoft.Net dikenal adanya teknologi WPF (Windows Presentation Foundation). Dengan menggunakan teknologi ini, desain tampilan aplikasi desktop dapat dipisahkan dengan coding-nya. Seorang user interface designer dapat bekerja pada desain tampilan menggunakan XAML, sedangkan programmer/developer mengerjakan coding-nya di code-behind menggunakan C# atau VB.Net. Karena itulah profesi ini menurut saya lebih tepat dinamakan user interface designer.

    User Interface Designer:
    Tugas:

    1. Mendesain user interface agar menarik dan serasi secara visual dan user friendly
    2. Mendesain image/gambar/animasi yang akan digunakan di tampilan user interface (UI) software aplikasi

    Keahlian yang Diperlukan:

    1. Memiliki bakat/minat di seni rupa / desain visual
    2. Memahami dasar-dasar pemprograman baik web maupun secara umum
    3. Menguasai scripting untuk user interface seperti seperti HTML, DHTML, CSS, JavaScript, action script, XAML dll.
    4. Menguasai tools manipulasi image dan animasi

    Latar Belakang:
    Seni Rupa (desain visual), Teknik Informatika, Ilmu Komputer, Manajemen Informatika

    Sampai di sini dulu tulisan ini, mudah-mudahan dapat bermanfaat. Bagi anda yang berminat berkarir di dunia IT terutama bidang software development / consulting, mungkin bisa memilih profesi mana saja yang cocok atau sesuai dengan peminatan.

    Sebagaimana yang pernah saya sebutkan pada tulisan yang berjudul “Profesi di dunia IT Bagian 1“, setiap profesi di dunia IT memiliki jenjang karir mulai dari fresh graduate, junior, experienced, senior hingga expert. Pencapaiannya jenjang karir bergantung pada ketekunan masing-masing untuk terus meningkatkan pengetahuan dan keahliannya serta dedikasinya pada pekerjaan. Saya akan membahas lebih detail mengenai hal ini dalam tulisan yang berjudul: “Jenjang karir dalam dunia IT”.

    Tuesday, October 27, 2009

    coba putty connection manager pasti lebih enak

    padahal dah lama ni download mentahan PUTTY CONNCETIN MANAGER baru sekarang coba di pake.ternyata lebih enak,mau tau enak nya.ni gue kasih tau
    consule nya di tampilin dalam 1 display.terserah mo ssh berapa banyak.

    pokok e,enak dari putty biasa.hehehe.
    lumayan tambah ilmu ne.kalau mau donlod tinggal ketik putty connection manager di google.gampangkan.

    kitab anak IT itu google
    kitab anak saleh ya Alquran dan Alhadist.

    Thursday, October 22, 2009

    Sertifikasi yes or no?

    Saat ini banyak vendor menawarkan berbagai sertifikasi IT, baik untuk level technical support, engineer, architect, developer, maupun auditor. Rata-rata membutuhkan biaya mahal untuk mendapatkan sertifikasi tersebut.

    Sebagai contoh, satu mata ujian MCP (Microsoft Certified Professional) membutuhkan biaya Rp.550.000,-. Sedangkan Cisco mematok harga sekitar 1,4 juta per mata ujian. Harga tersebut belum termasuk biaya berbagai kursus, buku, dan riset internet yang perlu dikeluarkan sebelum mengikuti ujian.

    Memiliki sertifikasi IT dari vendor international memang tampak bergensi. Bayangkan apabila Anda memiliki sertifikat MCSE (Microsoft Certified System Engineer) atau OCP (Oracle Certified Professional). Peluang mendapatkan pekerjaan bergaji tinggi terbuka lebar di depan. Benarkah demikian?

    1. Apakah sertifikasi seseorang merupakan jaminan atas keterampilan dan keahlian yang dimiliki?
    2. Apakah sertifikasi membantu mendapatkan pekerjaan yang diidamkan?

    Sayangnya kenyataan tidak selalu sesuai dengan harapan. Saya banyak menerima keluhan bahwa memiliki sertifikasi tidak menjadi jaminan mudah mendapatkan pekerjaan serta gaji yang layak.
    Berikut adalah beberapa sebab membuat sertifikasi tidak menjamin mendapatkan pekerjaan dan gaji yang diharapkan:

    1. Populasi pemegang sertifikasi semakin besar dibandingkan 5-10 tahun lalu. Ini menyebabkan persaingan juga semakin ketat. Jika 5 tahun lalu memiliki sertifikat CCNA dan MCP (lulus 1-2 mata ujian Microsoft) merupakan sesuatu yang bergengsi, tidak semikian halnya saat ini. Anda dapat dengan mudah menemukan pekerja atau mahasiswa yang telah memiliki CCNA atau MCP.
    2. Permintaan industri IT semakin kompleks, dan tuntutan kerja semakin tinggi. Saat ini masalah yang dihadapi perusahaan baik IT maupun non IT sangat beragam, sehingga tidak dapat diselesaikan dengan keterampilan yang diwakili oleh 1-2 sertifikasi. Dimasa lalu menjadi ahli Windows networking mendapatkan penghargaan tinggi. Tetapi dengan makin banyaknya perusahaan yang mengadopsi Linux dan menggunakan Cisco router, maka mereka menuntut pekerjanya memiliki keahlian di beberapa bidang sekaligus.
    3. Tuntutan skill perusahaan semakin tinggi. Jika dimasa lalu sertifikasi menjadi jaminan mendapat pekerjaan, maka saat ini terdapat kecenderungan sertifikasi hanya menjadi jaminan dipanggil interview :) .
    4. Banyaknya paper MCSE dan paper CCNA, atau paper OCP, telah menurunkan nilai sertifikasi. Sebutan paper certified diperuntukkan bagi sesorang yang memiliki sertifikasi, tetapi tidak mempunyai skill sesuai yang diharapkan. Pemegang MCSD, tetapi tidak memahami konsep object oriented dan exception handling. Pemegang CCNA, tetapi bahkan tidak mampu mengkonfigurasi router dan menghitung subnetting dengan benar. Pemegang MCSE, tetapi tidak tahu port berapa yang digunakan SMTP dan POP3. Hal ini terjadi karena mereka hanya berfokus pada bagaimana lulus ujian dengan selamat, dan tidak mempelajari konsep dasar serta berlatih dengan berbagai keterampilan di dunia nyata. Kenyataan ini diperparah dengan banyaknya situs internet yang menawarkan “latihan soal”, tetapi sebenarnya adalah bocoran soal. Beberapa admin testing center yang nakal telah membuat soal-soal tersebut bocor dan diperdagangkan di internet. Microsoft, Cisco, Comptia, telah banyak melakukan upaya hukum terhadap para pembocor, namun tetap saja mati satu tumbuh seribu :) .
    5. Banyak para pemburu sertifikasi tidak menyadari bahwa pengalaman di dunia nyata adalah jauh lebih penting daripada sertifikat. Sertifikasi diperlukan sebagai bukti kemampuan, tetapi bukan target utama. Hindari mengambil ujian untuk sesuatu yang Anda tidak memiliki kemampuan nyata di dalamnya.

    Apakah sertifikasi IT masih bernilai, jawabnya bisa ya, bisa tidak. Tergantung bagaimana cara kita mendapatkannya, dan kemampuan nyata yang dimiliki.

    Friday, August 28, 2009

    sertifikasi tak berbayar

    Sewaktu melamar pekerjaan. sertifikat adalah hal yang penting. tidak mungkin "employer" mengetes satu-persatu seluruh pelamar pekerjaan yang jumlahnya ratusan ribu. melainkan melihat tes wawancara dan sertifikat yang telah di dapatkannya. dengan memegang sertifikat itu "employer" tidak ragu akan kemampuan pelamar pada suatu bidang.

    semakin terkenalnya lembaga sertifikasi, maka semakin mudah pemilik sertifikat itu mendapatkan pekerjaan. contohnya : setifikat microsoft internasional, Java Sun, MySQL, Oracle dll.

    Nah....ada suatu lembaga sertifikasi internasional tentang berbagai cabang ilmu termasuk di dalamnya Ilmu Komputer dengan berbagai cabangnya.

    situsnya : www.brainbench.com

    lembaga ini sewaktu-waktu memberikan tes gratis tidak berbayar. tes-nya berbentuk berbagai macam pertanyaan yang terangkum dalam berbagai macam tes tergantung jenis tes apa yang diambil dalam waktu yang dibatasi dalam menjawab pertanyaan-pertanyaan.

    dan jika nilai anda mencukupi. maka anda akan mendapatkan sertifikat dari lembaga ini.

    semoga berguna....