Friday, September 19, 2014

5 Prinsip Mendidik Anak

1. KEPEMIMPINAN
Ortu adalah pemimpin. Maka ortu harus jadi teladan kebaikan dan perbaikan.
Jangan suruh anak lakukan suatu kebaikan sebelum ortu melakukannya. 
Ingat : anak sgt pandai meniru ucapan, tindakan, sikap, gaya hidup, kebiasaan dan ketegasan ortu. 

2. KEBERSAMAAN

Anak - ortu harus banyak habiskan waktu bersama-sama. 
Kualitas dan kuantitas waktu kebersamaan sgt penting utk perkembangan anak.
Jangan sampai terjadi fatherless atau motherless.
Ingat: Kehadiran ortu tak bisa digantikan mainan, uang, fasilitas, kekayaan, pembantu, dsb.

3. KESENANGAN
Anak merasa senang bisa berdekatan dgn ortunya.
Anak bisa cerita apa saja ke ortunya tanpa disalahkan, dihakimi dan dinasihati. Ortu mendengarkan saja. Anak tidak stress, takut, atau terintimidasi. Banyak senyum, tawa dan canda.
Permainan keluarga jadi kesenangan semua anggota keluarga. Petak umpet, main bola, ular tangga, kelereng, boneka, dsb bisa jd pilihan.
Ingat : Setiap orang senang diterima apa adanya. Setiap orang pun senang bermain.

4. PEMBELAJARAN
Setiap anak adalah pembelajar hebat. Selalu pancing agar anak2 bisa terus bertanya dan berani melakukan berbagai hal. Jauhi betul larangan2. Lindungi anak seperlunya. Jangan berlebihan.
Jadikan setiap kejadian, permainan, film, buku, dsb menjadi pintu masuk pembelajaran.
Bukan hanya menasihati tapi tanya:"Bagaimana menurutmu Nak?"
Ingat : Setiap anak butuh menemukan dirinya yg hebat, bisa, dan kuat.

5. PEMBIASAAN
Setiap hal baik tak cukup dilakukan sekali. Kebaikan harus dilakukan berulang kali agar menjadi kebiasaan.
Hasilnya disiplin. Ada ortu atau tidak, anak sdh otomatis melakukan kebaikan2nya.
Kesabaran dan konsistensi menjadi penentu.
Ingat: Kebaikan tak dihargai dgn besar kecilnya, tapi dihargai dengan konsistensinya.

Supardi Lee.
19/09/2014

Monday, September 8, 2014

Waktu berharga pengasuhan anak

Waktu berharga pengasuhan anak
7 tahun pertama (0-7 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai raja.
Zona merah - zona larangan
jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rusak jaringan otak anak.
Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang otak kanannya.
7 tahun kedua (7-14 tahun):
Perlakukan anakmu sebagai pembantu atau tawanan perang.
Zona kuning - zona hati-hati dan waspada.
Latih anak-anak mandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piring, pakaian, setrika, dll.
Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat bagi masa depannya.
7 tahun ketiga (14-21 tahun):
Perlakukan anak seperti sahabat.
Zona hijau - sudah boleh jalan.
Anak sudah bisa dilepas untuk mandiri. Mereka sudah bisa dilepas sebagai duta keluarga.
7 tahun keempat (21-28 tahun):
Perlakukan sebagai pemimpin.
Zona biru - siap terbang.
Siapkan anak untuk menikah.
Pada masa anak-anak yang berkembang otak kanannya. Otak kiri berkembang saat usianya menjelang 7 tahun.
Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak laki lebih lambat.­čĹČKeseimbangan otak kanan dan kiri pada anak laki-laki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun. Ampun dah lama bener ya?Ternyata ada rahasia Allah mengapa diatur seperti itu
√Laki-laki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreatifitas dan explorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat.
√Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi pengatur dan manajer yang harus penuh keteraturan dan ketelitian.
**Untuk memberi intruksi pada anak, gunakan suara Ayah . Karena suaranya bas, empuk dan enak di dengar.
**Kalau suara Ibu memerintah, cenderung melengking seperti biola salah gesek. Itu bisa merusak sel syaraf otak anak. 250rb sel otak anak rusak ketika dimarahin
**Solusinya, Ibu bisa menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi.
Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sedang. Cocok untuk mendongeng atau bercerita.
++Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak:
1. Merangkul pundak anak sambil ditepuk lembut.
2. Sambil mengelus tulang punggung anak hingga ke tulang ekor.
3. Sambil mengusap kepala.
Dengan sentuhan ada gelombang yang akan sampai ke otak anak sehingga sel-sel cintanya tumbuh subur. Mudah-mudahan bisa bermanfaat. Silahkan di share agar lebih banyak yang mengetahui
Sumber: Ukhwah ODOJ || admin www.fb.com/tazaemjayy